Review Sherlock Holmes The Valley Of Fear

Karena gue baik hati, tidak sombong, apal luar kepala anthem “You’ll Never Walk Alone”, tamat main Harvest Moon, mulai nabung siapa tahu bisa naik haji, ke Anfield dan Desa hobitton – Shire, gue akan kasih tahu intinya saja.

Epic adalah kata yang gue berikan untuk The Valley Of Fear, novel ke empat dan terakhir karya Sir Arthur Conan Doyle.

Keseluruhan dari cerita ini dipenuhi dengan kenyataan diluar dugaan. Luar biasa (walaupun gue kebanyakan suudzhon).

Novel ini dibagi 2 bagian. Bagian pertama Sherlock Holmes dan Watson yang baik menyelidiki pembunuhan yang diduga Mr. John Douglas di Manor House, Birlstone. Bagian kedua tentang latar belakang Mr. John Douglas sebagai Scowrer (kelompok 341, Vermissa), perkumpulan orang jahat dengan tameng orang bebas.

Mr. John Douglas ditemukan tewas di rumahnya Manor House, Birlstone dengan kondisi kepala yang hampir luluh lantak akibat senapan tabur yang jika siapapun melihatnya dibikin mual.

Namun sosok yang mengejutkan semua orang tiba-tiba muncul ke permukaan. Mr. John Douglas masih hidup!!!. Ia muncul dari goa (tempat persembunyian di rumahnya sendiri). Lalu siapakah yang terkapar mengenaskan itu dengan memakai semua barang yang bisa dikenali sebagai Douglas?

Bukan Sherlock Holmes kalau tidak mengungkapkan kejadian perkara sebenarnya. Dan tidak seperti sebelumnya, di kisah ini bukan Watson yang menderita tapi dua detektif kepolisian yang sudah susah payah melacak pembunuh si Douglas.

Lewat dokumen yang diserahkan kepada Watson (yang telah ditulis Douglas selama persembunyiannya), jalan cerita mulai diurai sedikit demi sedikit baik tentang cerita asli maupun Lembah Ketakutan.

Korban yang tewas itu ternyata musuh lamanya yang terlibat cinta segitiga dengan istri pertama Douglas.

Musuh yang tidak kenal lelah memburu dirinya adalah Ted Baldwin (sama-sama seorang Scowrer). Baldwin membalaskan dendamnya kepada Douglas berujung senjata makan tuan.

Sebelum bernama John Douglas, ia memakai nama Jack McMurdo dalam penyamarannya. Ia juga diketahui pemilik nama Birdy Edwards dari Penkirton yang sebenarnya.

Ia adalah seorang yang penuh keberanian, percaya diri yang mumpuni, pelakon penuh kepura-puraan dan penyamar yang hebat.

Ia dipilih (bekerja sama dengan polisi, Kapten Marvin) untuk menghancurkan agen setan dan harus memainkan permainan yang keras dan berbahaya di lembah ketakutan, lembah batu bara Vermissa.

Disanalah ia bertemu dengan gadis yang dicintainya yang ternyata telah dimiliki oleh Ted Baldwin.

Sebelum janur kuning melengkung, semua masih milik bersama. Wkwkwk bisa bisa (becanda).

Setelah bergabung bersama kelompok setan itu dan berhasil mengelabui juga menjebak semua anggota dan penasihat John McGinty barulah identitas dirinya yang asli ia buka lebar-lebar. Seolah-olah ia tidak takut akan bahaya yang akan mengincarnya nanti. Cari mati.

McGinty berakhir di tiang gantungan. Delapan anak buah utamanya mengikuti jejaknya. Lima puluhan orang menjalani hukuman penjara untuk waktu yang berbeda-beda. Namun Ted Baldwin telah lolos dari gantungan dan beberapa orang terkejam di dalam kelompok itu.

Mereka telah bersumpah untuk menghabisinya sebagai pembalasan untuk rekan-rekan mereka.

Hingga pada waktunya tiba, Ted Baldwin berhasil mengikuti jejak Douglas di Inggris.

Di akhir cerita Mr. Douglas diberitakan telah dibunuh dengan cerita yang dibuat “jatuh ke laut” dalam badai St. Helena  saat kapalnya tiba di Cape Town (ia dan istrinya pergi bersama-sama ke Afrika Selatan).

Douglas dibunuh dengan pengaturan yang sangat baik oleh pihak yang lebih pandai dan tidak terlacak sedikit pun.

Di kisah ini diperkenalkan siapa Profesor Moriarty, penjahat paling berbahaya di Inggris.

Penting buat gue mengetahui siapa sebenarnya Profesor Moriarty yang sudah disinggung di film Sherlock Holmes. Kan gue jadi tahu.

Sherlock Holmes berani bertaruh bahwa ini adalah perbuatan Moriarty. Orang-orang Amerika sudah mendapat nasihat yang bagus. Karena lokasinya di inggris, mereka mengajak bergabung, sebagaimana yang akan dilakukan para penjahat asing mana pun, konsultan kejahatan yang hebat ini.

Itulah sedikit inti yang bisa gue ringkas. Untuk lebih lengkapnya silahkan langsung membacanya. Selamat membaca😁. Dijamin:).

Iklan

Review Sherlock Holmes The Hound Of The Baskervilles

Sir Arthur Conan Doyle memang bisa dipercaya. Percaya saat membelinya, percaya uang yang dikeluarkan tidak percuma dan percaya tidak akan mengecewakan pembaca. Seperti novel ketiga Sherlock Holmes yang baru saja selesai gue baca “The Hound of the Baskervilles”.

Kisah ini melibatkan diri Sherlock Holmes dan teman baiknya Dr. Watson dalam kasus yang berbau supranatural. Kasus yang menguak misteri tentang legenda tahayul “anjing setan dari neraka” yang telah menguasai rawa-rawa di Devonshire malam hari sejak lama dan masih menghantui keluarga bangsawan tua Baskerville.

Dikisahkan Baker Street kedatangan tamu seorang dokter pedalaman, Dr. Mortimer yang akan membuka jalan cerita. Dr. Mortimer adalah teman baik dan dokter pribadi Sir Charles Baskerville yang merupakan pewaris sekaligus korban terbaru dari kengerian anjing setan di Baskerville Hall. Dr. Mortimer adalah orang yang dipercaya menyimpan naskah keluarga Baskerville mengenai legenda yang hidup dalam keluarga Baskerville (legenda tentang asal anjing keluarga Baskerville).

Apakah anjing setan itu benar-benar ada atau hanya buatan manusia yang menyulap si anjing seperti anjing setan? Gue juga ragu di awal.

Pengalaman menonton film Sherlock Holmes pertama yang mengajarkan gue kalau mistis itu buatan manusia. Unsur kimia yang bermain.

Tujuan Dr. Mortimer mendatangi Sherlock Holmes adalah meminta nasihat apa yang harus dilakukannya terhadap pewaris Baskerville terakhir (keponakan Sir Charles), Sir Henry Baskerville, yang akan tiba di Inggris dari Amerika.

Sir Charles adalah anak tertua. Adik kedua telah meninggal sewaktu masih muda adalah ayah Sir Henry ini. Dan adik ketiga atau termuda adalah Rodger Baskerville yang gosipnya juga sudah meninggal di Amerika tengah. 

Ada misteri yang akan diungkap tentang Rodger Baskerville. Apakah dia memang sudah meninggal sebelum menikah? Apakah Sir Henry memang pewaris terakhir?

Kejadian aneh telah dimulai saat Sir Henry mendapat surat peringatan yang terbentuk dari potongan-potongan kata saat Sir Henry bercerita di hadapan Holmes, Dr. Mortimer dan Watson di Baker Street keesokan harinya. Bunyinya “kalau Anda menilai tinggi kehidupan jauhkan Anda dari rawa-rawa”. Keanehan berikutnya Sir Henry kehilangan salah satu sepatu bot cokelat yang masih baru berujung ditemukan kembali namun sepatu bot hitamnya yang lama hilang. Keanehan lainnya Sir Henry dan Dr. Mortimer dikuntit oleh mata-mata yang berhasil diketahui Holmes dan Watson selepas mereka izin pamit dari Baker Street.

Keanehan-keanehan ini akan terkuak di diakhir.

Singkat cerita, pada hari yang telah ditentukan Sir Henry, Dr. Mortimer dan Watson, yang diutus oleh Holmes untuk ikut, akhirnya pergi ke Devonshire tempat Baskerville Hall berada sesuai janji.

Ada apa dibalik Holmes tidak ikut bersama mereka ke Devonshire? Benarkah alasannya untuk membantu tokoh terkemuka di Inggris yang sedang menghadapi pemerasan?

Sebagai seorang teman yang baik, berguna dan tidak akan mengecewakan, Watson selalu melapor kepada Holmes setelah tiba di Baskerville Hall, mengenai fakta-fakta apapun itu baik seputar Sir Henry Baskerville, Baskerville Hall, Dr. Mortimer, pelayan di Baskerville Hall Mr. Barrymore dan Mrs. Barrymore, tetangga disekitar yaitu Stapleton sang pecinta alam dari Merripit House, Miss Stapleton, Beryl Garcia adiknya Stapleton, Mr. Frankland dari Lafter Hall, Mrs. Laura Lyons anaknya, dan narapidana yang kabur alias Selden si penjahat.

Kemampuan Watson dalam menyelidiki di kisah ini sudah lebih baik dari sebelumnya.

Saat pertama kali Watson bertemu Miss Stapleton, ia sudah diberi peringatan olehnya untuk segera kembali ke London. Namun ia keliru menyangka Watson adalah Sir Henry lalu dengan segala macam cara menyangkal dan mencari akal bahwa apa yang dikatakannya tadi tidak bermaksud apa-apa.

Siapakah Miss Stapleton sebenarnya? Mengapa ia memberi peringatan itu?

Sejak Sir Henry pertama kali mampir bersama Watson ke Merripit House, rumah Stapleton, disanalah Sir Henry mengenal Miss Stapleton. Sejak saat pertama melihatnya, Sir Henry tampak sudah jatuh cinta kepadanya, cinta yang dalam dan tulus. Sir Henry yang polos tidak tahu bahwa wanita yang dicintainya telah menipunya nanti. Sakit.

Selden si penjahat yang lari dari kenyataan hidup di penjara belakangan baru tahu adalah adik Mrs. Barrymore. Itu diketahui setelah Watson dan Sir Henry memata-matai Mr. Barrymore yang setiap dalu selalu melihat ke rawa-rawa dari dalam jendela dengan sebatang lilin sebagai penandanya. Selden selama ini berlindung di gubuk dekat rawa-rawa, diberi makan pun pakaian dari pemberian Sir Henry untuk Mr. Barrymore dulu.

Pada saat Watson dan Sir Henry tengah menuju rawa-rawa untuk menangkap si narapidana yang kemudian menghilang, pada saat itulah terjadi peristiwa yang aneh tidak terduga. Watson melihat sesosok laki-laki di karang tapi Sir Henry meragukannya dengan keyakinan pasti salah satu sipir yang berjaga mencari si narapidana.

Siapakah laki-laki di bukit karang itu? Apakah ia penguntit dari London kemarin? 

Karena Watson tidak mau setengah-setengah dalam kepenasarannya, ia pun nekat ke rawa-rawa lagi, menggeledah gubuk disana dengan revolver yang siap meletus. Sebelum revolver itu melesatkan pelurunya, suara yang khas telah membuat Watson sadar bahwa laki-laki di bukit karang itu adalah Holmes!!!.

Pertanyaan ada apa dibalik Holmes tidak ikut bersama mereka ke Devonshire terjawab sudah. Bila Holmes bersama-sama Sir Henry dan Watson, ia yakin kehadirannya akan memperingatkan lawan agar waspada. Dengan cara inilah Holmes berkeliaran lebih bebas dan siap menerjunkan diri sepenuhnya pada saat-saat kritis.

Gue suka geli sendiri melihat Watson menderita karena Holmes. Mereka suka beradu argumen seperti sepasang suami istri😂😂😂.

Diskusi Holmes dan Watson harus terpotong oleh suara erangan yang menakutkan dan jeritan yang entah siapapun mendengarnya pasti merinding. 

Holmes dan Watson mendapati korbannya sudah tewas, dan dia adalah Sir Henry!!!, dengan baju kotak-kotak khas miliknya saat dikenakan ke Baker Street kemarin. Tapi tunggu dulu, janggut, itu janggut tetanggaku seru Holmes (karena mereka tinggal di gubuk yang bersebelahan). Perasaan bersalah keduanya membiarkan klien dalam bahaya bahkan mati sirna sudah.

Nasib Selden yang dilindungi kakaknya ternyata harus mengalami kengerian seperti yang dialami Sir Charles Baskerville. Ia ketakutan luar biasa setelah mendengar lolongan anjing setan. Ia tewas dengan kondisi jatuh dan kepala terlipat ke sudut yang mengerikan. Sebut saja patah leher.

Holmes telah menarik kesimpulan bahwa pelakunya jelas ingin membunuh Sir Henry namun ia salah sasaran.

Siapa dalang ini semua?

Siapakah lawan selicin dan selicik ini?

Adakah kaitannya dengan Stapleton si pecinta alam? 

Siapa Stapleton yang sebenarnya?

Kebohongan apa yang disembunyikan selama ini dengan tameng ketenangan yang luar biasa tidak terkait apa-apa?

Teka teki apa dibalik peringatan Miss Stapleton?

Siapa pula Mrs. Laura Lyons anak dari Mr. Frankland dari Lafter Hall?

Apakah dia saksi kunci pembunuhan Sir Charles? 

Semua akan terjawab kalau kamu bisa langsung membacanya sendiri. Selamat membaca😁😄

Review Sherlock Holmes A Study In Scarlet

Beruntungnya gue telah dipertemukan dengan buku atau novel karya Sir Arthur Conan Doyle yang berjudul “Sherlock Holmes A Study In Scarlet” ini (indonesian edition).

Gue yang sebelumnya lebih dulu membaca serial “The Sign Of The Four” baru tahu kalau A Study In Scarlet adalah novel pertama Sherlock Holmes yang diterbitkan pertama kali tahun 1887.

Gue yang beruntung membaca novel ini ingin berbagi sedikit kentungan itu.
1. Pembaca diberi tahu bahwa novel fiksi detektif inilah yang memperkenalkan pertama kali sosok atau karakter detektif konsultan rekaan Sir Arthur Conan Doyle, Sherlock Holmes, dan sahabatnya seorang dokter angkatan darat inggris sekaligus penulis yang selalu setia memuat catatan hariannya bersama Holmes, Dr. John H. Watson.

2. Disinilah diceritakan awal pertemuan Dr. Watson dan Sherlock Holmes.

3. Dr. Watson pulang ke inggris dari Afghanistan karena kondisinya yang begitu lemah akibat perang disana sini, tak sengaja bertemu dengan Stamford, mantri yang bertugas memerban luka dibawah pegawasannya di rumah sakit Barts.

4. Stamfordlah yang kemudian mempertemukan dan memperkenalkan Sherlock Holmes kepada Dr. Watson.

5. Sherlock Holmes adalah rekan kerja Stamford di laboratorium kimia di rumah sakit. Tidak heran kenapa Holmes punya banyak pengetahuan di bidang kimia karena kadang seluruh waktunya dihabiskan bereksperiman di laboratorium seperti memukuli mayat untuk melihat apakah memar masih akan timbul setelah kematian.

6. Dr. Watson dan Holmes tinggal bersama karena sama-sama sedang mencari orang untuk berbagi apartemen yang nyaman, tapi biaya sewanya terlalu tinggi untuk ditanggung sendiri. Apartemen tersebut terletak di Baker Street.

7. Di Baket Street inilah juga Dr. Watson mulai tahu profesi Holmes dan rasa keingintahuannya terhadap teman seatap yang aneh, sombong namun penuh kejutan, kekaguman dan menakjubkan semakin kuat.

8. Pengenalan dua karakter sudah dimulai disini yang membuat gue suka senyum sendiri.

9. Pun di kisah ini pula pembaca diberi tahu keahlian Holmes yang begitu spesial dalam ilmu deduksi. Ilmu yang membuatnya bisa membaca pikiran seseorang dan tahu seseorang itu berasal dari mana, profesinya apa, hanya kurang dari sedetik seperti yang ia tebak kepada Dr. Watson.

10. Kisah di novel ini menyelidiki kasus pembunuhan yang kemudian disebut “penelusuran benang merah”. 

11. Novel ini pula yang pertama memanfaatkan kaca pembesar sebagai alat bantu penyelidikan.

12. Alkisah diceritakan dua detektif Scotland Yard yang terkenal, Mr. Lestrade dan Mr. Gregson, meminta bantuan kepada Holmes untuk memecahkan misteri kematian dari Tuan Drebber dan Stangerson sang sekretaris.

Gregson yang sok hebat dan puas telah mengaku menemukan tersangka serta Lestrade yang berhasil menguntit Stangerson karena menaruh kecurigaan terhadapnya ternyata salah besar. Holmeslah yang berhasil mengungkap pembunuh sebenarnya yang bernama Jefferson Hope, seorang kusir kereta kuda. Kedua detektif tersebut sampai mati kutu hilang akal keheran-heranan.

Namun Jefferson Hope yang disangka adalah penjahat menyimpan pengakuan yang akan mengejutkan mereka semua.

13. Disini kita tahu karakter Holmes yang tidak gila hormat, cari muka dan pujian.

14. Dengan tidak mengurangi keseruan, silahkan langsung membacanya. Selamat membaca:):):)

Review Rindu – Tere Liye

Keluaran 2014, 544 halaman, rindu judulnya dan buku islam terbaik 2015 (best seller).

Ini adalah novel kedua Tere Liye yang gue baca (seminggu lebih).

Karena di sampul sudah dikasih tau kalo novel ini buku islam gue optimis pasti jauh dari kesan cinta-cintaan, tapi gue salah. 

Ini adalah kisah mereka yang naik haji dengan kapal di tahun 1938. Situasi dan kondisi di Indonesia pada saat itu masih dalam kekuasaan Belanda alias belum merdeka. Gak heran, banyak disinggung tentang Belanda termasuk kapal Blitar Holland yang mengangkut jamaah haji dan orang-orang Belanda yang baik hati seperti Kapten Philips, Ruben dan Chef Lars juga Sergeant Lucas yang bengis . 

Mereka yang naik kapal untuk beribadah haji, masing-masing membawa kisah dan pertanyaan. Namun ada lima kisah dalam sebuah perjalanan panjang kerinduan ini. Lima pertanyaan dari lima orang yang berperan penting didalam cerita. Orang pertama Bonda Upe, orang kedua Daeng Andipati, orang ketiga Mbah Kakung, orang keempat Ambo Uleng dan orang terakhir yang biasa menjadi tempat orang bertanya namun tidak bisa menjawab pertanyaannya sendiri adalah Gurutta Ahmad Karaeng.

Gue yang yakin tadi pasti jauh dari kesan cinta-cintaan, gue keliru. Novel ini mengajarkan kita untuk menghadapi masa lalu yang memilukan. Memberi tahu kita tentang kebencian kepada seseorang yang seharusnya disayangi. Menyikapi tentang kehilangan kekasih hati. Menafsirkan tentang cinta sejati. Dan arti tentang kemunafikan.

Tambahan:

Mungkin agak sedikit bosan dengan latar yang banyak dihabiskan di kapal dari mulai sarapan, sekolah, solat di masjid, makan siang, pengajian, makan malam dan kembali ke kabin masing-masing untuk istirahat. Terus diulang-ulang karena memang perjalanan ke Jeddah harus ditempuh 9 bulan lamanya naik kapal.

Namun bila dibandingkan dengan zaman sekarang pergi haji sudah naik pesawat yang tidak membutuhkan banyak hari, di novel ini pembaca diajak berkeliling untuk transit dari pelabuhan yang satu ke pelabuhan lainnya. Detail. Yakni Makassar, Surabaya, Semarang, Jakarta, Lampung, Bengkulu, Padang, Banda Aceh, Kolombo, hingga akhirnya Jeddah Arab Saudi. Imajinasi gue jadi main sendiri. 

Kamu yang suka dengan Tere Liye jangan sampai melewatkan novel yang satu ini. Semoga review yang sedikit ini bisa sedikit membantu :).

Berikut kutipan di novel:
Apalah arti memiliki, ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami?
Apalah arti kehilangan, ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya, kehilangan banyak pula saat menemukan?
Apalah arti cinta, ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah? Bagaimana mungkin, kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apa pun?
Wahai, bukankah banyak kerinduan saat kami hendak melupakan? Dan tidak terbilang keinginan melupakan saat kami dalam rindu? Hingga rindu dan melupakan jaraknya hanya sebenang saja

Review Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin – Tere Liye

Novel inilah yang melatar belakangi gue mulai suka dengan karya-karyanya Tere Liye (belakangan baru tahu Tere Liye adalah “untuk dirimu” dalam bahasa india lewat drama India SwaraGini). Tidak sabar untuk membahasnya.

Dia bagai malaikat bagi keluarga kami.

Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa.

Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik.

Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami.

Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun.

Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan ini. 

Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat keluarga kami. 

Tak pantas. Maafkan aku, Ibu. 

Perasaan kagum, terpesona, atau entahlah itu muncul tak tertahankan bahkan sejak rambutku masih dikepang dua. 

Sekarang, ketika aku tahu dia boleh jadi tidak pernah menganggapku lebih dari seorang adik yang tidak tahu diri, biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai daun yang tidak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya – pengantar Novel

Awal cerita tidak bisa langsung menemukan hal menarik bahkan bisa saja langsung disudahi, tapi sabarlah atau akan menyesal jika tidak selesai membacanya (pengalaman gue hanya 7 jam an untuk melahap habis novel ini).

Dibuka di suatu toko buku di dalam Mall, Tania pemeran utama cewek sedang memandang jalanan yang gerimis di lantai 2 toko buku. Di tempat itulah ia mengenang semua kejadian yang telah lalu, sedih lucu bahagia campur aduk. Pun tiap bab selalu diulang tentang tempat bersejarah ini. 

Ini tentang dua anak kecil bersaudara yang harus mengamen di bus. Mereka anak yatim ketika si adik, Dede (ingatan gue langsung tertuju Dede yeyelalalala hanya karena namanya), berumur 3 tahun dan kakaknya Tania yang berumur 8 tahun. Hidup mereka nelangsa sejak ditinggal mati sang ayah. Ibunya kerja serabutan setiap harinya dan anak-anaknya terpaksa harus berhenti dan tidak bisa sekolah karena alasan biaya, pun untuk bisa makan saja sudah alhamdulillah. Mereka tinggal dirumah kardus yang setiap waktu bisa saja roboh kalau hujan lebat atau ketika Dede tidak bisa menahan tawanya yang meledak-ledak jika ada kejadian lucu.

Sampai pada satu momen kaki Tania tertusuk paku payung saat ia dan Dede sedang mengamen di bus. Tania dan Dede memang selalu bertelanjang kaki ketika mengamen. Tania yang jadi pesakitan menarik perhatian seorang lelaki muda tinggi tampan, untuk membantu Tania membalut luka kakinya yang sudah berdarah-darah dengan sapu tangan putih yang dimiliki pemuda itu. Tania sangat terharu dan berterima kasih.

Keesokan harinya, takdir mempertemukan mereka kembali, pemuda itu memberikan hadiah sepatu sneakers untuk keduanya. Sepatu baru yang bersih, dan kaos kaki putih sangat kontras dengan penampilan dua kakak beradik yang lusuh kumel tak terurus hitam dan penuh daki (improvisasi).

Sejak saat itu anak muda yang belakangan dipanggil om Danar selalu menolong apa saja demi Tania, Dede, dan Ibu mereka termasuk bisa makan bangku sekolah lagi. Om Danar yang sudah sebatang kara sejak kecil bagai telah menemukan keluarga baru. Pun bagi Tania, Dede dan ibu mereka bagai telah menemukan malaikat penolong sejati.

Hal menarik baru muncul ketika Tania merasakan perasaan cemburu saat om Danar mengajak teman dekatnya mba Ratna atau tante Ratna ke dufan ataupun kegiatan lainnya. Ia merasa posisinya terancam. Perasaan cemburu menjadi suka yang seharusnya belum dimiliki seorang anak seusia itu lambat laun akan berubah menjadi cinta (gue jadi teringat film Om, I love You) dan semakin mekar saat ia tumbuh menjadi remaja yang cantik nanti.

Hari yang tidak pernah diduga dan diharapkan datang, sang ibu meninggal karena kanker paru-paru yang sudah stadium 4. Penyakit yang menggerogoti sang Ibu selama ini telah tertutupi oleh perasaan bahagia melihat Tania dan Dede bisa sekolah lagi dan kebahagiaan lainnya setelah om Danar datang. Tania, Dede, om Danar dan mba Ratna telah tertipu. Tania dan Dede harus menerima kenyataan menjadi yatim piatu dan om Danar lah yang akhirnya bisa membujuk mereka untuk pulang. Mereka harus bisa belajar ikhlas karena daun yang jatuh tak pernah membenci angin. 

Sepeninggal sang ibu, Tania dan Dede tinggal bersama om Danar. Om Danar selain menjadi malaikat mereka, juga sebagai sosok pengganti ibu keduanya.

Satu persatu kepintaran Tania yang sudah ditebak ibu dan om Danar dulu mulai terlihat ketika ia berhasil menerima beasiswa untuk melanjutkan SMP di Singapura. Perasaan tidak ingin berpisah dengan Dede dan om Danar akhirnya diyakinkan lagi oleh om Danar hingga Tania berhasil melanjutkan SMA, kuliah bahkan kerja disana.

Cinta yang telah tumbuh dan dipupuk sudah sejak lama sampai sekarang kepada om Danar, yang kemudian dipanggil kak Danar oleh Tania, tidak mampu Tania sampaikan dengan kata-kata (walau hanya terekspresikan lewat sikap) karena Tania merasa tidak pantas dan tidak sampai hati harus merusak hubungan kakak adik yang selama ini terjalin. Hingga pada satu momen terkutuk kak Danar akan menikahi teman dekatnya mba Ratna atau tante Ratna. Hati Tania hancur berkeping-keping seperti sop buah untuk buka puasa yang jatuh dijalan dan dilindas motor tak berperasaan (pengalaman pribadi).

Tania akhirnya memutuskan tidak menghadiri pesta pernikahan kak Danar dan mba Ratna karena tidak mungkin bagi dirinya untuk bisa tersenyum bahagia dengan lepas melihat secara langsung pernikahan malaikat yang dicintainya.

Dede yang sudah mengetahui perasaan kakaknya dari dulu akhirnya memberi tahu rahasia bahwa liontin yang diterima kakaknya saat ulang tahun adalah liontin dengan potongan daun linden yang sama dimiliki oleh kak Danar yang kalau disatukan berbentuk hati. Teka teki lainnya bahwa kak Danar juga memiliki perasaan yang sama terhadap Tania adalah proyek tulisan yang belum selesai dan tak akan pernah selesai setelah kejadian kak Danar menikah dengan mba Ratna. Judul proyek tulisan itu adalah “cinta dari pohon linden”. Pohon linden adalah pohon yang tumbuh didekat rumah kardus Tania, Dede dan ibu mereka tinggali dulu. Belakangan diketahui tanah bekas rumah kardus Tania, Dede dan Ibu mereka dulu yang pohonnya masih ada ternyata dibeli oleh kak Danar.

Terkuak sudah misteri kenapa mba Ratna meninggalkan kak Danar ke rumah orang tuanya karena Danar ternyata sama sekali tidak mencintai Ratna (lalu untuk apa dipaksakan menikah bila tidak bersama seseorang yang dicintai, Danar? Gue bertanya). Tania yang berusaha membantu kak Ratna mencari keberadaan kak Danar akhirnya ditemukan dibawah pohon linden. Disanalah semua pertanyaan yang selama ini terpenjara di dalam hati Tania telah bebas terbang dari mulutnya, namun kak Danar selalu mengelak dan memberi jawaban seolah-olah lugu seperti anak kecil (apakah kak Danar juga merasa tak pantas mencintai Tania yang sudah dianggap sebagai adiknya sendiri?).

Karena Tania tidak pernah mendapatkan jawaban yang pasti dan jujur langsung dari kak Danar, ia pun memutuskan untuk tidak pernah kembali ke Indonesia dan melanjutkan hidupnya di Singapura.

Pesan moral yang berhasil gue tangkap dari kehendak penulis adalah:

1. Cinta itu fitrah

2. Cinta itu tidak mengenal usia

3. Cinta itu buta bila tidak melihat dengan mata

4. Cinta yang penuh khayalan kadang kalah dengan realita atau kenyataan

5. Cinta itu pahit bila hanya bersemi di dalam hati

6. Cinta itu perih bila tidak diutarakan

7. Cinta itu omong kosong bila tidak memiliki

8. Cinta itu pengorbanan

9. Cinta itu ikhlas

10. Karena cinta tidak selalu berakhir bahagia

Ibu Number One For Me

Sebening tetesan embun pagi

Secerah sinarnya mentari

Bilaku tatap wajahmu ibu

Ada kehangatan didalam hatiku
Air wudhu’ selalu membasahimu

Ayat suci selalu dikumandangkan

Suara lembut penuh keluh dan kesah

Berdoa untuk putra putrinya
Oh ibuku

Engkaulah wanita

Yang ku cinta selama hidupku

Maafkan anakmu bila ada salah

Pengorbananmu tanpa balas jasa
Ya Allah ampuni dosanya

Sayangilah seperti menyayangiku

Berilah ia kebahagiaan

Di dunia juga di akhirat
Oleh: New Sakha – Ibu

Mengapa setiap pembahasan tentang ibu, lagu tentang ibu selalu berhasil membuat mata ku berkaca-kaca?

Ibu adalah surgaku dan ridhonya adalah ridho Allah SWT.

Ibu adalah anugerah terindah yang diberikan Allah SWT kepada ku. Tidak bisa kubayangkan bila ibu hanya dikaruniai tiga anak lelaki yang tidak bisa membantu pekerjaan rumah. Allah SWT mengirimku kepadanya pasti untuk satu tujuan, menemaninya, membantunya juga ikut membahagiakannya.

Ibu adalah seorang yang tangguh, pemberani, keras, lantang, mandiri, hebat, tauladan, penyayang dan sosok rela berkorban yang sebenarnya.

Ibu selalu ada dimanapun aku membutuhkannya walaupun kadang bila beliau tidak ada dicari, ada tapi dimarahi. Ibu selalu ada dikala aku sakit, susah, senang. Semua kita lewati bersama-sama walaupun kadang lebih memilih bersenang-senang dengan teman daripada ibu.

Ibu berani melawan siapa saja yang mengganggu anaknya. Ibu menangis melihat musibah yang ditimpa anak-anaknya. Ibu tidak pernah tidur dari anaknya yang masih bayi bahkan sudah besar ia masih tetap setia terjaga menunggu anaknya pulang. Ibu berdoa sepanjang waktu untuk anak-anaknya. Ibu orang yang paling sibuk menyiapkan sarapan setiap pagi untuk anak-anaknya. Ibu rela lapar demi anak-anaknya kenyang. Ibu lebih memilih susah daripada merepotkan anak-anaknya. Ibu pekerja keras. Ibu kelelahan, sakit setelah kepayahan mengurusi pekerjaan rumah dan Ibu selalu bisa melakukan apa saja termasuk pekerjaan lelaki tanpa perlu menunggu anak lelaki dan suami.

Semua kebaikan, kemurahan dan pengorbanannya ku balas dengan kedurhakaanku yang luput dari kesadaranku entah itu perilaku, lisan yang secara tidak langsung ataupun langsung menyakitinya. Maafkan anakmu yang penuh dosa ini ibu.

Ketakutan terbesarku adalah bila hari itu tiba. Tidak tahu apa yang akan terjadi dengan hidupku tanpa ibu karena aku tidak bisa hidup tanpa ibu. Biarkan aku yang pergi pertama karena dengan membayangkannya saja aku tidak sanggup.

Ijinkan aku membahagiakanmu terlebih dahulu ibu.

Doaku yang selalu menyebut namamu, semoga kau selalu dalam lindungan Allah SWT, sehat selalu, panjang umur, selalu diliputi kebahagian, keberkahan dan rahmat dariNya. Kelak semoga kita dikumpulkan kembali setelah hari pembalasan, surgaNya Allah SWT aamiin ya rabbal alamin.

Dari anakmu untuk ibu yang segalanya bagiku yang number one for me. Without you we will walk alone, be with you we’ll never walk alone. I love you ibu aka kiki sayang mamak😘😘😘

Review Harvest Moon Back To Nature

Tidak butuh waktu 9 bulan seperti mengandung dan melahirkan baby, cukup 6 bulan (hari ini, 1 Mei 2017) buat gue untuk melihat akhir permainan Harvest Moon Back to Nature di akhir tahun ke 3 dan awal tahun ke 4 (alhamdulillah). Contoh di youtube 🙂

Berakhir bukan berarti permainan berhenti, bila mau kita bisa terus main sampai beberapa tahun ke depan mungkin hanya untuk melihat May dan Stu menikah dan Elli punya keponakan (mimpi).

Sejak gue bertekad untuk main lagi lewat PC oktober 2016 lalu, gue dengan gigihnya harus menamatkan game ini karena pengalaman di masa lalu yang gagal jalan dengan alasan memory card eror dan anjing peliharaan nyangkut di pintu Hospital gak bisa diambil, karena pecicilan bawa anjing kemana-mana, padahal sudah menikah dan punya anak.

Kejadian bodoh yang gue lakukan waktu itu adalah tidak ngeload ulang game malah menyimpan data, karena malas mengulang kegiatan dari makan pagi gratis, berharap si doggy otomatis sudah di rumah lagi. Geblek.

Gue yang dari SMP dulu main gak suka pake cheat, gak bisa bohong kalau gak pake buku walkthrough nya Harvest Moon Back to Nature. Sampe inget bela-belain ck sama adek untuk potokopi buku temennya. Heheheheh makasih Adit, bukunya sampe sekarang berguna loh dit.

Kalau jaman kecil dulu gue menikahi Elli, kali ini gue memilih Ann. Gue yang memakai nama gue sendiri, Kiki, menikah tanggal 9 Summer tahun ke 2. Ann kemudian mengandung 11 Fall tahun 2 dan melahirkan pada 10 Spring tahun 3 yang gue beri nama nama gue lagi, Rizky hahah.

Semua berjalan lancar persis seperti di buku walkthrough namun ada beberapa cut scenes (sebuah even yang akan muncul bila mengaktifkan suatu kejadian) yang muncul tanpa diberi tahu oleh si buku. Diantaranya sebagai berikut:

1. Summer tahun 1 tanggal 8 di perkebunan. Ann datang meminta 3 telur selama 7 hari berturut-turut untuk diantar ke Inn setiap jam 5 sore. Hari ke 8 Ann ke perkebunan memberi makanan sebagai ucapan terima kasih. Modus-modus di game ini bagus buat ditiru mblo.

2. Setelah mendapatkan semua 6 fish king atau legendary fish, greg akan datang ke perkebunan. Greg marah dan terkejut karena kita (pemain) berhasil menangkap fish king dan ingin melihat fish print. Greg pun memberi gelar “fisher king”.

3. Spring tahun ke 2 tanggal 3 di supermarket. Adegan Jeff dan istrinya Sasha orang tua Karen tentang piutang yang dibayar oleh penduduk desa dan Jeff yang berhasil memenangkan perlombaan gambar yang dibuatnya.

4. Spring tahun ke 2 tanggal 3 di Poultry Farm alias rumah Popuri. Adegan antara Lilia (ibu Popuri) dengan Karen. Lilia ingin Karen menikah dengan Rick kakaknya Popuri.

5. Spring tahun ke 2 tanggal 9 di Blacksmith. Adegan Saibara, Gray dan Mary. Gray tangannya terluka. Besoknya pergi ke perpustakaan adegan Mary yang mengobati tangan Gray dan Gray berterima kasih malu-malu.

6. Spring tahun ke 2 tanggal 10 di Mineral Beach alias pantai jam 8 malam. Adegan antara Elli dan Doctor.

7. Spring tahun ke 2 tanggal 11 malam hari di depan Supermarket. Adegan antara Karen dan Rick.

8. Summer tahun ke 2 jam 12.30 siang di Gereja. Pengakuan dosa Doctor. Lanjutkan dengan pergi ke Hospital.

9. Summer tahun ke 2 tanggal 11 jam 11.40 PM, adegan Kai dan Popuri di pantai.

10. Summer tahun ke 2 tanggal 17 jam 2.00 PM, adegan Kai dan Popuri di pantai. 

11. Fall tahun ke 2 tanggal 1 pagi hari di perkebunan. Kai curhat akan mengajak Popuri pergi bersamanya. Ada 2 pilihan antara memberi tahu kakaknya Rick yang sedang mencari Popuri hilang atau merahasiakannya saja. Melihat Rick dan ibunya Lilia sedih karena Popuri hilang akhirnya dengan nyenyesnya gue, gue kasih tahu yang sebenarnya bahwa Kai lah yang mengajak Popuri pergi. Karena Popuri berhasil dibawa kembali oleh Rick, kebenciannya terhadap Kai makin bertambah. Masuk di akal, anak orang diajak kabur. Gak usah ditanya reaksi Kai ke gue di summer selanjutnya, marah-marah. Gue gak tahu gue salah apa bener, gimana menurut lo?

12. Spring tahun ke 3 tanggal 4 jam 1 siang. Adegan Doctor dan Elli di Hospital. Elli senang karena Doctor tidak jadi pergi ke kota. Asik.

13. Spring tahun ke 3 tanggal 19 jam 3 sore. Adegan Gray dan Mary di Perpustakaan. Gray hendak melamar Mary. Cie.

14. Dapat ucapan selamat tahun baru dari penduduk desa dari tanggal 1 – 6 Spring di kotak surat.

15. Tidak seperti penduduk desa lainnya yang mengirimkan ucapan selamat tahun baru tiap tanggal 1 Spring, undangan dengan simbol garpu dan ikan alias ajakan tea party dari Harvest Sprites adalah rahasia untuk mendapatkan Relaxation Tea Leaves atau daun teh. Gue yang tahun ke 3 baru ngeh, tanggal 3 jam 3 sore pergi ke rumah kurcaci (tidak dengan tangan kosong, tahu diri) membawa tepung kesukaan mereka bertujuh. Setelah sebelumnya mengajak mereka ngobrol dan memberi tepung satu-persatu, kemudian diajak bergabung tea party bersama dengan daun teh sebagai hadiahnya.

16. Summer tahun  ke 3, pembicaraan antara Kai dan Rick jam 6.30 pagi

Berbeda dari cut scenes diatas, resep dari para penduduk desa sudah dibocorkan di buku tanpa detailnya. Ialah:

1. Chocolate Cookies dari Sasha ibu Karen

2. Popcorn dari Kai

3. Ohitashi Lalab atau Greens dari Manna istri Duke

4. Fried rice oleh Harris

5. Cheese Fondue oleh Dough ayah Ann

6. Fried Noodles oleh Zack

7. Mixed Juice oleh Doctor

8. Veggie Pancake oleh Gotz

9. Apple Jam oleh Louis

10. Sweet Potatoes oleh Chef kurcaci merah. Resepnya: sweet potato, gold egg, butter, oven, pot, sugar

11. Fruit Latte oleh Basil ayah Mary

12. Pickled Turnips oleh Saibara

13. Strawberry Milk oleh Carter

14. Ice Cream oleh Barley kakek May

15. Sandwich oleh Ellen nenek Elli dan Stu

16. Scrambled Eggs oleh Lilia ibu Popuri dan Rick

Tambahan:

1. Resep Grilled Fish berhasil hanya dengan medium fish dan frying pan tanpa oil, salt, dan soy sauce.

2. Resep Cake (Kue Tart) selain peralatan utama Oven, Whisk juga harus dipakai agar tidak gagal.

3. Resep Pumpkin Pudding dan Apple Pie di buku Walktrough tidak bisa dibuat. Gagal paham.

4. Tiap resep bisa dibuat tanpa bahan, bumbu, dan alat tambahan

5. Tips gue untuk Cooking Festival tahun kedua, gue menang dengan masakan tempura noodles, dan tahun ketiga menang dengan fried noodles.

Terakhir gue tutup dengan quote favorit:

Nobody finds what they want immediately. But if you waste your time everyday because of that, you’ll never find anything – Mary

Happy birthday. Like my dad once said, even though it’s your own birthday, it’s also a time to thank the parents who brought you into the world – Mary

Selesaikan apa yang dulu kau mulai – Kiki

Iyan

Iyan, kakak kedua gue, salah satu inspirasi gue.

Anak rumahan, gak banyak tingkah, patuh orang tua. Suka bola gak hobi keluar malam nyari udara. 

Dapet kerja, pacaran gonta ganti dengan ikhtiar mencari calon istri yang baik nantinya.

Tidak butuh lama untuk pacaran lalu menikah. Alhamdulillah atas izin-Nya segera dikasih amanah bernama Muhammad Zain Hafiz.

Sosok religiusnya tampak bertambah. Tak sungkan bangun subuh untuk berjamaah di masjid. Bulu-bulu halus di dagunya sengaja ia pelihara hanya untuk menunaikan sunah nabi. Ruas jari-jarinya yang diakhirat nanti akan ditanya untuk apa digunakan selama ini, kapan saja dimanfaatkan untuk mengagungkan nama-nama Allah SWT.

Kehadirannya selalu gue nanti, karena gue sadar orang yang selama ini tinggal bersama dari bayi kini hanya hitungan berapa minggu sekali bisa berkumpul lagi karena sedang menata keluarga kecil.

Apa lagi yang mau dicari? Tinggal bekal ke akhirat nanti.

Review 500 Days Of Summer

Akhirnya 500 days of summer berhasil gue tonton juga karena my bro Iyan. Thanks yan.

Sebagai salah satu pelahap film drama, gue udah lama ngidam pengen nonton ini berkat akun movie memories di twitter.

Langsung saja. Awal kisah diceritakan 500 days of summer bukanlah tentang love story. So what is all about?.

Tom Hansen yang diperankan Joseph Gordon-Levitt meyakini ia baru akan bahagia dengan seseorang yang tepat. Sedangkan Summer Finn yang diperankan Zooey Deschanel alias tokoh utama wanitanya tidak percaya dengan yang namanya cinta. Memang ada apa dengan cinta? 

Tom dipertemukan dengan Summer oleh takdir di perusahaan yang sama dimana Summer adalah asisten bosnya. Sebut saja perusahaan kartu ucapan. Summer yang memang cantik, penuh percaya diri berhasil memikat hati Tom (dan pria-pria yang ada disekitarnya lewat sekelebat cerita masa mudanya) saat padangan pertama. Itulah saat Tom jatuh cinta dan yakin kalau Summer adalah orang yang tepat untuknya ditambah mereka berdua punya kesukaan yang sama.

Tom dengan segala cara mencoba pedekate dengan Summer bahkan sengaja memutar musik yang Summer suka keras-keras untuk secuil perhatian darinya, akhirnya berhasil membuat Summer tertarik kepadanya dengan kejadian yang tak diduga sama sekali oleh Tom. You know that.

Tom dengan rasa gembiranya yang meluap-luap tidak mampu menahan diri untuk melompat, menyanyi dan berdansa bersama dunia. Inikah rasanya? Lo kate judul sinetron itu.

Mereka berdua akhirnya berjalan bersama, nonton, makan, pergi ke Ikea yang berasa di rumah sendiri, berpegangan tangan, dan lo bisa lanjutin sendiri.

Sampai pada satu momen kalau Summer menganggap hubungannya dengan Tom hanyalah sebatas pertemanan, just for fun, ia tidak percaya cinta dan tidak mau terikat hubungan alias tidak ingin berkomitmen. Aneh bin ajaib.

Tom yang agak kaget masih mengiyakan pernyataan si Summer. Namun kejadian saat Summer digoda oleh lelaki yang membuat Tom memukul hidung lelaki belang itu berujung Tom dipukul balik, reaksi Summer berlebihan dengan memarahi Tom agar tidak melindunginya. Memang aneh.

Tom yang tidak habis pikir dengan Summer akhirnya mengatakan apakah yang mereka lewati selama ini adalah cara memperlakukan teman? Itu lebih dari teman (bener, gue juga ikut teriak), dan ia sudah menganggap kalau mereka adalah pasangan. Tom ingin kepastian. Film ini memberi tahu kita kalau bukan cewek saja yang minta kepastian (kemudian nyanyi Gantung nya Melly Goeslaw).

Summer yang menyesal, tidurnya selalu gelisah bahkan kesepian kemudian meminta maaf pada Tom, dan karena polosnya Tom mereka pun berbaikan kembali.

Jalan cerita yang harinya dibolak-balik oleh si pembuat cerita akhirnya sampai kepada satu scene (yang sudah dibocorkan di awal film) dimana Summer merasa bosan dengan Tom. Apapun yang dikatakan Tom, Summer seperti ngantuk lemas belum makan ngeladanin si Tom hingga pada akhirnya Summer meninggalkan kantor yang selama ini satu atap dengan Tom.

Tom yang frustasi kehilangan Summer, merasa hidupnya tak seceria dulu, tak semangat dulu, tidur tak nyenyak, makan tak kenyang, mati segan, hidup tak mampu akhirnya memutuskan keluar dari perusahaan yang selama ini adalah tempat menyalurkan bakatnya dalam menuliskan kata-kata yang briliant di kartu ucapan. Ia sadar kalau selama ini ia salah dan tak lebih dari omong kosong belaka. Cinta seharusnya diungkapkan bukan dengan kata-kata orang lain lewat kartu ucapan. Si Tom jadi stres dan mabok.

Takdir kemudian memberikan mereka kesempatan lagi untuk bertemu saat Tom naik satu kereta dengan Summer menuju hajatan. 

Tom yang sangat polosnya lagi-lagi menjadi korban kegeeran dan PHP meladeni Summer. Memang Tom masih mencintai Summer, wajar cinta membutakan logika cui.

Saat mereka hadir di pesta hajatan, Summer tiba-tiba memberikan surat undangan party yang akan diadakan di apartemennya kepada Tom.

Tom yang sumringah dan pede akan disambut Summer dengan khayalannya yang tinggi ternyata tidak sesuai kenyataan (bahkan di scene tersebut dibuat dengan sengaja dua versi antara kenyataan dan harapan, ngakak). Ia harus melihat jari Summer sudah dilingkari oleh cincin. 

Tom yang hatinya berulang kali hancur akhirnya memutuskan untuk pergi dari tempat terkutuk itu. Memang kamfret.

Tom tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan lalu memutuskan untuk melamar pekerjaan lagi dengan bekal ilmu arsitek yang dimilikinya.

Tak disangka takdir mempertemukan mereka sekali lagi di tempat mereka yang singgahi dulu alias comfort zone nya Tom.

Gue yang ngomong sendiri sambil memarahi Tom agar jangan meladeni Summer lagi tidak dituruti Tom. Dasar bandel.

Tom pun bertanya mengapa? Mengapa? Summer bercerita itu terjadi saja, ia bertemu dengan pria lalu menikah denganya. Lalu dengan kejamnya Summer mengatakan ia tidak pernah yakin dengan Tom. Tom yang sakit hati akhirnya merelakan Summer agar bahagia. Memang kamfret. Asli.

Tom kemudian move on dengan seseorang yang baru ia temui untuk wawancara di perusaahan yang ia lamar. Nama perempuan itu Autumn. Ngakak kenapa juga namanya harus sesudah Summer wkwkwk.

So pesan moral yang gue tangkep:

– Tidak semua yang kamu anggap baik adalah baik untuk mu

– Tidak semua kisah cinta berakhir bahagia

– Kamu sebenarnya tidak pernah kecewa. Kamu kecewa karena harapan yang kamu bangun sendiri.

Must see.

Review PUSDA Palembang

Setelah 7 tahun lamanya kartu anggota kedaluarsa akhirnya hari ini dibuat kembali. Tidak ada perayaan untuk itu karena biasa saja.

Bicara tentang PUSDA (Perpustakaan Daerah) Palembang yang lokasinya masih di jalan demang lebar daun, layaknya informasi di sosial media yang terus up to date, PUSDA tidak luput dari berbagai perubahan. Tentunya perubahan yang positif, seperti pada bagian pendaftaran menjadi anggota sudah lewat sistem online, lalu cekrek kartu langsung jadi plus tidak ada biaya admin. Buku yang sedang dipinjam atau tanggal kapan pengembaliannya juga bisa dicek lewat online. Pun buku yang ingin dicari sudah bisa dicari lewat sistem online. Sekarang serba mudah, kalau dulu yang masih jadi Mahasiswa ingin mencari buku, mesti ngecek satu satu.

Contoh lain sepatu atau alas kaki yang biasa jadi tontonan masa setiap berkunjung memenuhi rak sepatu sudah tidak ada lagi karena area sudah bebas dari “nyeker” alias boleh dipakai. Wifi pun sudah tersedia bagi mereka yang ingin memenuhi hasrat melancong ke dunia maya ataupun alasan browsing untuk skripsi, laporan akhir dan lain sebagainya walaupun gue belum berhasil tersambung dengan wifi tadi, mungkin lagi error atau lagi mabok? Entahlah.

Buat kamu yang suka ngabisin waktu berharganya untuk membaca (salut gue), bisa ke PUSDA tiap hari kok kecuali tanggal merah, hari libur dan hari raya, dari pukul 08.00 s/d 18.00. Koleksinya jangan ditanya cui.

Terakhir, firasat gue mengatakan di PUSDA selain dipenuhi anak-anak sekolah, mahasiswa ataupun umum untuk membaca, meminjam buku ataupun numpang update aplikasi di hp nya, gue yakin, ada yang berharap ketemu jodohnya hahaha.

Semoga PUSDA Palembang semakin ramai, dan koleksi buku-bukunya makin update, aamiin. Sukses selalu👍