Selamat Lebaran

Karena bikin sendiri lebih asik daripada diasikin (beli)

image

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Kesampaian juga bikin nastar and friends setelah bertahun-bertahun hiatus. Selamat berlebaran, selamat menyambut Idul Fitri 1437 H rabu nanti 6 Juli 2016. Taqabalallahu Minna wa Minkum Shiyamana wa Shiyamakum wa Ahalahullah Alaik. Semoga amalanku dan amalanmu, puasaku dan puasamu diterimaNya serta disempurnakanNya.
آمِيّنْ… آمِيّنْ… يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ

Mohon maaf lahir dan batin semua 😀

Iklan

Pempek Dos Pistel

Sedikit berbagi pengalaman nih karena temen mau cari tahu gimana buat pempek dos pistel.

image

Kenapa namanya pempek dos pistel? Pertama pempek ini bahan bakunya bukan dari ikan tapi hasil perkawinan gandum dan sagu makanya orang palembang suka nyebut pempek dos, kedua disebut pistel karena isinya dari tumisan pepaya. Bukan buah pepaya yang sudah jadi yah!

Oke langsung saja, bahan-bahan yang mesti kamu siapin:
Gandum, telur, garam, tumisan pepaya, royco (penyedap rasa), udang kecil (ebi), rebusan air panas secukupnya, dan sagu. Yah itu aja bahannya, murah kan.

image

Pertama, kamu tumis dulu parutan pepaya yang sudah kamu beli di pasar, kira-kira seperapat, tergantung berapa banyak yang kamu mau buat. Saat mau numis, royco (penyedap rasa) dimasukkan terlebih dahulu kedalam wajan/penggorengan yang sudah dipanaskan dengan minyak yang secukupnya, kemudian kamu aduk dan campurkan dengan sedikit udang kecil (ebi) agar lebih enak dan tambahkan sedikit air agar tidak kering. Setelah semuanya tercampur baru kamu masukkan parutan pepaya tadi dan aduk hingga dia agak layu dan harum. Lalu angkat dan tiriskan.

image

Sambil kamu menumis parutan pepaya tadi, kamu juga bisa membuat adonan dengan isi gandum, tergantung kamu mau buat berapa banyak, lalu campurkan telur dan garam sesendok, sekali lagi tergantung seberapa banyak kamu mau buat. Lalu diaduk sampai rata dengan rebusan air panas agar adonannya terliat seperti gambar diatas

image

Oke tumisan pepaya dan adonannya sudah jadi.

image

Langkah selanjutnya, adonan tadi kamu campurkan dengan sagu, lalu kamu aduk-aduk pakai tangan kamu yang sudah dicuci terlebih dahulu sampai menjadi gambar seperti dibawah ini:

image

Kemudian kamu bentuk satu persatu adonan tersebut menjadi bulatan-bulatan kecil seperti ini:

image

Dari bulatan-bulatan tersebut kamu pipihkan seperti ini:

image

Lalu isi dengan tumisan pepaya tadi, seperti ini:

image

image

image

Berikutnya kamu tutup kembali menjadi seperti ini:

image

Atau seperti ini, tergantung selera

image

Dan pempek pun siap digoreng 😀

image

Tips buat kamu menggoreng jangan menggunakan api yang besar hanya karena kamu mau cepat, sebaiknya dengan api kecil walaupun lama agar tidak mentah didalam. Inilah hasilnya, maknyus 🙂

image

image

Dengan bahan sederhana tanpa ikan kamu bisa mengkreasikan dan membuat pempek sesuai selera kamu. Gimana? Mau coba? Selamat mencoba, ingat semua orang itu bisa memasak 😀

Bubur Ayam Kang Didin

image

image

Kalau ke Kambang Iwak, Palembang, istilah bubur ayam kang didin pasti tidak asing lagi. Berlokasi di sekitaran Kambang Iwak sebelah Enhai (serabi bandung), bubur ayam kang didin ini selalu diserbu orang di minggu pagi yang datang lebih ramai dari hari biasa (buka setiap hari 24 jam) karena semua orang pergi jogging, ikut senam, main badminton, jalan santai, cuci mata sekalian cari jodoh.

image

image

image

Kadang kalau tak beruntung kamu harus ngantri mereka yang masih makan dan minum, atau kalau ada kursi yang kosong kamu bisa satu meja dengan orang lain dan temannya, siapa tau bisa kenalan dan jodoh, kan untung.

Tempatnya tidak jorok (bersih) dan tersedia juga wastafel dan WC nya yang dialiri air bersih yang mengalir. Mungkin ada sebagian orang yang numpang ke WC nya tanpa makan, karena panggilan alam yang tiba-tiba yang tidak tahu situasi kondisi, mungkin. Menu yang ditawarkan bukan hanya bubur, tapi ada mie ayam, nasi goreng, dan sebagainya (gak hapal). Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, seperti bubur ayam Rp 12.000, bubur ayam pake telor Rp 15.000 dan es teh cukup Rp 5.000. Kalau kamu mau cari tahu siapa saja artis ibu kota yang pernah mampir kesini, maaf gue angkat tangan, coba searching di google kalau kamu masih ngotot.

Semoga referensi ini berguna buat kamu yang belum pernah kesini, patut dicoba karena rasanya 8/10.

Sedikit foto gue dan temen yang main badminton tadi di Kambang Iwak :p

image

image

image

image

image

Pizza Mie

image

Ini adalah apa yang ku makan siang ini. Pizza Mie, yah itu namanya Pizza dari Mie, mungkin karena bentuknya seperti Pizza orang-orang menyebutnya itu. Bikinnya mudah banget, kamu gak perlu searching kemana-mana buat bikin ini, semua orang juga tahu.

Pertama, kamu cukup ngerebus mie goreng (bukan untuk mie kuah), bersama toping yang kamu sudah siapkan sebelumnya yang ingin kamu tambahkan seperti sayur kol, daun bawang, wortel, irisan bawang, irisan daging ayam, sosis tergantung kesukaan dan irisan cabe-cabean, oke cabe rawit maksudnya.

Sementara mie sedang direbus, kamu bisa campurkan bumbu-bumbu ke dalam piring (bumbu-bumbu bawaan dari bungkus mie). Kira-kira 3 menit, kamu bisa mengangkat mie yang sudah direbus tadi bersama toping-toping ke dalam piring yang sudah dipenuhi bumbu-bumbu, lalu kamu aduk pelan-pelan saja tidak perlu pakai kekuatan dalam kamu untuk mengaduknya karena itu berlebihan. Kalau kamu ingin masakan kamu agak sedikit asin kamu bisa tambahkan sedikit penyedap rasa, yah sedikit saja, karena bila terlalu asin kamu akan dianggap kamu akan kawin.

Oke sentuhan selanjutnya, kamu bisa ceplokin telur satu ke dalam piring kamu tadi kemudian diaduk sampai mie dan telur menjadi satu dan terlihat lengket sekali. Kemudian kamu panaskan loyang atau wajan untuk menggoreng dengan api sedang dan minyak goreng yang sedikit. Pada saat kamu menggoreng, kalau bisa mie tersebut kamu lebar-lebarkan pakai sendok agar terlihat seperti Pizza aslinya. Setelah kamu goreng jangan lupa ditiriskan terlebih dahulu agar minyaknya tidak ikut termakan, ingat jangan terlalu bayak makan minyak karena kolesterol (pesan moral).

Untuk sentuhan terakhir, kamu bisa menambahkan kecap, sambal atau saus lainnya untuk kamu cocol, pasti enak. Jangan lupa dampingin makanan kamu dengan es teh atau es cappucino, karena tidak mungkin kamu makan tanpa minum dan minuman yang dingin lebih pas dan maknyus.

image

Hahahha oke, demikian postingan ku hari ini, selamat mencoba dan selamat memasak, ingat semua orang itu bisa memasak 😀

Mie Celor

image

Menu makan siang ini mie celor. Lokasinya di sekip Palembang, bukan produk restoran, cafe atau kedai lainnya, tapi kaki lima karena jualannya pake gerobak dan mangkal gak nomaden mamangnya.

image

image

image

Walaupun kaki lima, tapi jauh dari kesan jorok yang dilaleri lalat-lalat ijo. Banyak juga yang mampir kesini, mungkin karena memang dipinggir jalan. Yang dijual bukan cuma mie celor, tapi ada temen-temennya kayak model ikan, model gandum, mie campur model salah satunya atau keduanya (tergantung minat) dan sushi (oke gua becanda). Mie campur model gandum seperti gambar dibawah ini:

image

Harga yang dipatok juga lumayan ngejangkau dompet, kayak mie celor 10ribu, cuman sayang, satu yang sayang, penjualnya gak nyediain minuman dingin kayak es teh dan semacamnya, cuman air aqua gelas. Sekali-kali kalo kamu ke Palembang, mampir lah kesini, enak. You should try it, trust me 😀