Bintang – Tere Liye

Alhamdulillah setelah lama membuntang tekapar tidak berdaya oleh pemiliknya, akhirnya Bintang selesai gue baca 😁😂.

Bintang. An epic novel.

Kelanjutan dari serial sebelumnya, Matahari, tiga sahabat Raib Seli Ali, Miss Selena, Panglima Barat Sad serta tujuh anggota Pasukan Bayangan dan Pasukan Matahari melakukan misi ke lorong-lorong kuno (melalui enam titik yang sudah diseleksi Ali si jenius) untuk menemukan pasak bumi yang akan diruntuhkan oleh Sekretaris Dewan Kota Zaramaraz.

Dari enam titik tersebut mereka telah berpetualang ke enam tempat.

Titik pertama dimulai dengan serbuan pesawat-pesawat kecil, bentuk khas benda Klan Bintang saat menuju Hutan Taiga. Hutan Taiga adalah hutan yang memiliki siklus cuaca superekstrem.

Disinilah salah satu rombongan, Panglima Barat Sad, telah mengorbankan diri demi menyelamatkan yang lainnya dari dahsyatnya badai. Namun tewasnya Sad tidak sebanding yang didapat. Di ujung mulut lorong kuno ini bukan pasak bumi yang akan dihancurkan.

Titik kedua kosong.

Titik ketiga adalah Ruangan Peternakan Timur dengan ujung mulut lorong yang siap disambut oleh kumpulan laba-laba raksasa. Seperti sebelumnya titik ini bukan pasak bumi yang dicari alias zonk.

Titik keempat menuju Ruangan Industri Benda Terbang. Lagi-lagi bukan pasak bumi yang dicari di mulut lorong.

Titik kelima yang diperiksa berada di dekat Ruangan Pulau Pesisir Tenggara alias kawasan wisata. Di mulut lorong mereka terpaksa meladeni robot Elang Hitam 01 yang akan bertransformasi menjadi macan kumbang. Masih dengan hasil yang sama, zonk.

Titik keenam titik terakhir?

Titik keenam menuju Ruangan Lembah Kematian. Tempat yang tidak seburuk namanya. Tetapi setelah melewati mulut ruangan hanya kosong, lengang, dan tidak ada apa-apa di sana.

Namun disinilah Raib mulai menggunakan kemampuannya berbicara dengan alam sekitar yang akan menuntunnya ke titik terakhir yaitu titik ketujuh.

Mereka berhasil menemukan lokasi pasak bumi yang dimaksud, Ruangan Penjara Klan Bintang. Ruangan yang pernah memenjarakan mereka bertiga sebulan lalu di serial sebelumnya, Matahari.

Ini semua tidak lebih dari berputar-putar yang ujungnya akan kembali ke tempat semula. Persis lagu “buat apalah susah, cari kesana kesini, sudah di depan mata, kamulah takdirku” 😙.

Satu fakta mencengangkan selain Ali yang telah menemukan sarung tangan Klan Bumi terbuka. Ruangan Penjara Klan Bintang ditunjuk sebagai lokasi pasak bumi yang diruntuhkan karena ada satu rahasia kecil dibawahnya. Yaitu sebuah ruangan kuno yang bernama Penjara Bayangan di Bawah Bayangan. Penjara yang memenjarakan Si Tanpa Mahkota, Tamus dan Ketua Konsil Matahari.

Pilihan sulit yang akan mereka hadapi adalah makan buah simalakama.

Saat pasak bumi runtuh, bukan hanya ruangan itu yang akan hancur dan Si Tanpa Mahkota ikut melebur (tamat riwayat), tetapi juga kiamat bagi klan permukaan. Sambil menyelam minum air.

Pilihan lainnya, mencegah pasak bumi runtuh (dengan mengalirkan kembali magma yang sengaja disumbat perlahan-lahan) akan membuat gempa kecil. Gempa kecil cukup membuat retak ruangan Penjara Bayangan di Bawah Bayangan. Segelnya terbuka. Dan akhirnya Si Tanpa Mahkota bisa menghirup udara bebas dari penjara bersama anak buahnya.

Di akhir cerita, mereka berhasil menyelamatkan dunia paralel (Klan Bumi, Bulan, Matahari dan Bintang). Namun secara bersamaan membawa masalah baru yang tidak kalah besar bagi dunia paralel. Si Tanpa Mahkota telah bebas.

And guess what? Masih belum selesai cui 😱😅😆.

Bersambung ke buku kelima yang sebentar lagi akan terbit, Komet 😊.

Sampai jumpa lagi 😊😁😄.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s