Review The Teacher’s Diary

Bahwa merindukan seseorang yang jauh disana dapat membuatmu bahagia dengan cara yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya – Pak Song, The Teacher’s Diary

The Teacher’s Diary melebihi ekspektasi gue. Film Thailand produksi tahun 2014 yang barusan gue tonton buktinya.

Ini tentang dua orang guru, Bu Ann dan Pak Song, yang harus mengajar di sekolah rumah kapal (sekolah apung) jauh dari Bendungan Mae Ping, kota antah berantah di negeri Thailand.

Sosok Pak Song sudah digambarkan di awal. Lucu, jenaka, polos, ah kamu pasti langsung jatuh cinta.

Sedangkan Bu Ann adalah guru yang berprinsip, berani, penyayang, dan tegar.

Ini bukan tentang dua orang guru yang mengajar bersamaan kemudian jatuh cinta karena frekuensi bertemu, bukan. Justru cinta muncul karena mereka belum pernah bertemu sama sekali.

Apakah mungkin menyukai dan mencintai seseorang yang belum pernah kita temui? Bisa saja.
 
Memang di awal kita dibuat bingung siapa yang mengajar duluan di sekolah rumah kapal itu tapi belakangan kamu juga bakal tahu kalau Bu Ann lah yang pertama mengajar dan Pak Song adalah pengisi dan pengganti Bu Ann yang pindah ke sekolah lain karena sesuatu dan lain hal.

Siapa sangka Bu Ann yang suka menulis diary sejak pertama kali dia diasingkan mengajar di sekolah kapal adalah jembatan mempertemukan dia dengan Pak Song. Ah cinta memang misteri yang indah.

Pak Song yang kacau, tidak tahu menahu, tidak sabar dalam mengajar murid dan tidak pernah kepikiran untuk menjadi guru karena dari awal sudah penuh kesusahan, untungnya menemukan buku harian Bu Ann yang tertinggal di sekolah itu. Diary itu telah menjadi panduannya yang sangat menolong, menolongnya untuk mengerti bahwa hidup disini harus bisa berenang, harus bisa menjadi lebih dari guru, dan harus menjadi seperti orang tua mereka.

Pak Song menulis curahan hatinya di buku diary Bu Ann dan siapa yang bisa menebak kalau Bu Ann akan membacanya pun membalas tulisan Pak Song di buku diary yang sama.

Hal yang tak terduga terjadi. Pak Song yang sukses move on dari pacarnya yang selingkuh harus mendengar kabar kalau Bu Ann akan menikah. Hatinya hancur seperti badai yang berhasil membanting dan menghajar sekolah kapal.

Dan seperti sudah diatur Tuhan, Bu Ann yang tiga bulan lagi akan menikah mendapati hatinya dikecewakan oleh Nui pacarnya akibat menghamili wanita lain.

Celaka, gue hampir dibikin kecewa karena Bu Ann CLBK dengan pacar brengseknya si Nui dan yeeeeaaa tidak jadi wkwkwk.

Lewat diary lah Bu Ann sadar kalau Nui tidak pernah bisa mengerti jadi untuk apa bersama kembali. Gue cekikikan dalam hati kenapa juga si Nui bawa diary Bu Ann yang sengaja ditinggalkannya untuk Pak Song saat telah mendapatkan hatinya lagi. Geblek wkwkwk.

Hingga pada akhirnya Bu Ann dan Pak Song bertemu di sekolah yang mereka sebut S.O.G. (sekolah orang galau).

Inikah yang dimaksud “Tuhan mempertemukan kita dengan orang yang salah agar dapat bertemu dengan orang yang tepat dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik dan wanita yang baik untuk laki-laki yang baik”?. Insha’ Allah.

Maafkan gue yang hanya menarik intinya dalam mereview. Dengan tidak menghilangkan rasa penasaran dari keseluruhan isi film, kamu bisa langsung cari, donlot dan menontonya. Dijamin, recommended, bagus, must see.

Pesan moral:

Tidak melulu soal cinta tapi cara mereka mengajar dengan tulus dan rela berkorban demi melihat murid-muridnya lulus bisa jadi inspirasi siapa pun yang menontonnya terlepas kamu guru atau bukan dan film ini pas untuk memperingati hari guru kemarin.

Selamat menonton 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s