Ibu Number One For Me

Sebening tetesan embun pagi

Secerah sinarnya mentari

Bilaku tatap wajahmu ibu

Ada kehangatan didalam hatiku
Air wudhu’ selalu membasahimu

Ayat suci selalu dikumandangkan

Suara lembut penuh keluh dan kesah

Berdoa untuk putra putrinya
Oh ibuku

Engkaulah wanita

Yang ku cinta selama hidupku

Maafkan anakmu bila ada salah

Pengorbananmu tanpa balas jasa
Ya Allah ampuni dosanya

Sayangilah seperti menyayangiku

Berilah ia kebahagiaan

Di dunia juga di akhirat
Oleh: New Sakha – Ibu

Mengapa setiap pembahasan tentang ibu, lagu tentang ibu selalu berhasil membuat mata ku berkaca-kaca?

Ibu adalah surgaku dan ridhonya adalah ridho Allah SWT.

Ibu adalah anugerah terindah yang diberikan Allah SWT kepada ku. Tidak bisa kubayangkan bila ibu hanya dikaruniai tiga anak lelaki yang tidak bisa membantu pekerjaan rumah. Allah SWT mengirimku kepadanya pasti untuk satu tujuan, menemaninya, membantunya juga ikut membahagiakannya.

Ibu adalah seorang yang tangguh, pemberani, keras, lantang, mandiri, hebat, tauladan, penyayang dan sosok rela berkorban yang sebenarnya.

Ibu selalu ada dimanapun aku membutuhkannya walaupun kadang bila beliau tidak ada dicari, ada tapi dimarahi. Ibu selalu ada dikala aku sakit, susah, senang. Semua kita lewati bersama-sama walaupun kadang lebih memilih bersenang-senang dengan teman daripada ibu.

Ibu berani melawan siapa saja yang mengganggu anaknya. Ibu menangis melihat musibah yang ditimpa anak-anaknya. Ibu tidak pernah tidur dari anaknya yang masih bayi bahkan sudah besar ia masih tetap setia terjaga menunggu anaknya pulang. Ibu berdoa sepanjang waktu untuk anak-anaknya. Ibu orang yang paling sibuk menyiapkan sarapan setiap pagi untuk anak-anaknya. Ibu rela lapar demi anak-anaknya kenyang. Ibu lebih memilih susah daripada merepotkan anak-anaknya. Ibu pekerja keras. Ibu kelelahan, sakit setelah kepayahan mengurusi pekerjaan rumah dan Ibu selalu bisa melakukan apa saja termasuk pekerjaan lelaki tanpa perlu menunggu anak lelaki dan suami.

Semua kebaikan, kemurahan dan pengorbanannya ku balas dengan kedurhakaanku yang luput dari kesadaranku entah itu perilaku, lisan yang secara tidak langsung ataupun langsung menyakitinya. Maafkan anakmu yang penuh dosa ini ibu.

Ketakutan terbesarku adalah bila hari itu tiba. Tidak tahu apa yang akan terjadi dengan hidupku tanpa ibu karena aku tidak bisa hidup tanpa ibu. Biarkan aku yang pergi pertama karena dengan membayangkannya saja aku tidak sanggup.

Ijinkan aku membahagiakanmu terlebih dahulu ibu.

Doaku yang selalu menyebut namamu, semoga kau selalu dalam lindungan Allah SWT, sehat selalu, panjang umur, selalu diliputi kebahagian, keberkahan dan rahmat dariNya. Kelak semoga kita dikumpulkan kembali setelah hari pembalasan, surgaNya Allah SWT aamiin ya rabbal alamin.

Dari anakmu untuk ibu yang segalanya bagiku yang number one for me. Without you we will walk alone, be with you we’ll never walk alone. I love you ibu aka kiki sayang mamak😘😘😘

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s