Tentang Menulis dan Dunia Sendiri

Apa yang akan kamu dapatkan dari menulis?

Menulis dan punya blog seperti memiliki dunia sendiri, seperti dunia kedua, kita bisa ke dunia ini kapan saja bila lelah dari dunia kenyataan yang begitu banyak drama. Menulis dan punya blog juga seperti punya diary sendiri namun dipublikasi. Selain bisa jadi diri sendiri, curhat, juga bisa berpetualang bersama pikiran, menulis apapun yang ada di dalam pikiran, beropini dari hati, nostalgia, berimajinasi, berimajinasi luar biasa tanpa batas bahkan tidak masuk akal sekali pun seperti anak kecil, dikenal orang dan kalau lagi beruntung ada yang berkunjung dan komen. Bahagia itu memang sederhana :D.

Apa keajaibannya?

Menulis punya keajaibannya sendiri. Sekali menulis akan membuat mu kecanduan karena kamu telah menyadari betapa banyak inspirasi disekitar kamu ataupun yang baru saja terlintas untuk diabadikan agar tidak hilang begitu saja. Juga sebagai obat dan terapi.

Jadi, apa yang kamu tunggu? Temukan sendiri apa yang akan kamu dapatkan dari menulis menurut versi mu sendiri dan keajaiban apa yang akan kamu lihat dari sensasi kenikmatan menulis. Maka “menulislah kawan, dengan menulis dirimu ada” (dikutip dari Sumarni Bayu Anita, Blogger).

N.b: semoga menginspirasi.

Iklan

Emergency Couple

Emergency Couple adalah drama korea yang berkisah tentang dua sejoli Oh Chang Min dan Oh Jin Hee yang pernah menikah dan bercerai namun takdir mempertemukan dan mempersatukan mereka kembali, ini yang ku sebut jodoh.

Oh Chang Min mulai menyukai Oh Jin Hee lagi, mantan istrinya, sebelumnya ia sangat membenci Jin Hee setelah perceraian mereka dahulu namun ia terjebak rasa itu lagi, rasa yang sama, yap jatuh cinta lagi. Jin Hee yang tidak memiliki rasa lagi kepada Chang Min tidak peduli dengan perasaan Chang Min, ia merasa mereka berdua sudah habis, tamat dan tidak bisa memulainya lagi dari awal. Chang Min yang merasa dirinya tidak mendapat respon yang bagus dari Jin Hee mulai berhenti mengejar Jin Hee dan sadar mereka tidak bisa bersama lagi dan Jin Hee pantas mendapatkan cinta yang lebih baik dari dirinya. Chang Min yang jadi cuek membuat Jin Hee mulai menyadari dan merasa ia jatuh cinta lagi dan ingin bersama Chang Min lagi. Sama seperti Chang Min sebelumnya, Jin Hee pun dihantui kenangan lama mereka saat masih menikah. Aku suka sekali episode 18 Emergency Couple hari ini yang tayang di RCTI, betapa aku bisa merasakan perasaan keduanya ditambah ost nya The Scent of Flower by Lim Jeong Hee yang ngenaaa banget, bikin galau. Bagaimana kisah selanjutnya, kita asikin aja besok 🙂

Kalau berkaca dengan drama tersebut aku pernah mengalami hal serupa suka dengan seseorang namun ia tidak pernah ngeh, ngerasa, padahal aku dengan jelas sekali suka kepadanya melalui sikap dan tindakan yang aku tunjukkan kepadanya secara langsung atau melalui bantuan sosmed, namun sayang ia cuek. Jadi ku putuskan untuk menyingkir dahulu, tapi apa, dia malah pergi jauh dan sudah bersama orang lain, intinya dia memang tidak punya perasaan sama sekali padaku, aku hanya korban php, kegeeran dan terlalu banyak berharap, hahahah ini yang ku sebut geblek, gak sekeren seperti Emergency Couple 😦

Satu hal yang baru aku sadari dari Emergency Couple, betapa kerennya dokter ketika mereka memakai jas kebesarannya, jas putih 🙂

Hari Ini

Ada beberapa hal yang gue alami dan baru gue sadari hari ini. Pertama, mereka yang memfollow gue di twitter beberapa hari kemarin lalu mengunfollow gue hari ini adalah taktik untuk menambah follower mereka, dikiranya gue gak tau kali ye, untung fllwrs.com dengan setia tanpa gue gaji memberitahu gue setiap saat hahahah baek banget ya karena zaman sekarang susah nemu orang baek eh akun baek. Kasihan beribu-ribu followers yang ngikuti mereka gak tau (kali) kalo mereka udah mengunfollow followersnya beberapa hari kemudian, dasar tidak berkepritwitteran. Gue gak tau juga apa itu taktik menambah followers, gue cuma menebak-nebak. Atau mereka langsung muntah berak liat tweet gue lalu langsung mengunfollow? Who cares.

Kedua. Gue gak makan malam hari ini, karena siang tadi porsinya sengaja gue buat oversize biar malamnya gak demo minta makan lagi, tapi apa yang terjadi? Gue muntah-muntah, lalu dilarikan ke rumah sakit dan dokter bilang selamat kamu akan menjadi seorang ibu 1 jam sebelumnya saat posting tulisan ini. Maaf gue terlalu berimaijinasi. Pusing lagi pusing lagi, bener-bener gak bisa diet, gue harus dicekoki makan 3 kali sehari seperti makan obat padahal gue gak sakit, sebenarnya ini sudah berulang-ulang, tiap gak makan malem pusing, tiap gak makan siang pusing, dan tiap gak makan pagi juga pusing, anehnya tiap kali gue puasa gue gak pernah pusing, mungkin itulah keajaiban puasa. Oke lanjut. Parahnya dulu malah pernah masuk rumah sakit seminggu karena tipes, gara-gara porsi makan sengaja gue dikitin dan kurangin, dicampur hobi begadang gue nonton bola. Aaarrrggghhh gue memang manusia lemah, apakah gue ditakdirkan gak boleh kurus kali ya 😦

Itulah yang baru gue sadari sepanjang hari ini. Elu?

Gitu

Will Smith a.k.a Chris Gardner di Pursuit of Happyness mengajarkan gue kalo lg bokek gak perlu ditunjukkin. Seperti kebiasaan klasik gue, kalo lagi bokek gue seneng sekali nunjukkin ke orang2 lewat status di sosmed, gak banget kan. Belakangan gue mikir, apa dengan ngasih tau ke orang-orang gue bakal dikasih duit, tersirat seperti gue minta dikasihani malah, jadi intinya kalo lagi bokek, mending diem atau carilah cara bagaimana ngakalin kalo temen-temen lo mau ngajak jalan. Koala Kumal Raditya Dika di chapter Menciptakan Miko juga kalo kita bodoh gak perlu ditunjukkin. Bang dika di chapter itu nyeritai dirinya yang baru pertama kali jadi sutradara buat serial filmny sendiri Malam Minggu Miko yang tayang di Youtube kemaren, dia masih buta istilah-istilah ngurusin tetek bengek film, daripada keliatan bodoh gak tau istilah2 tersebut, dia lalu nyari di google di wc (yang sudah tamat baca Koala Kumal nya pasti tahu). Jadi intinya kalo kita bodoh atau gak tau mending cari tau dulu, daripada ditanya kita gak tau jadi ketauan bener kan bloon nya atau yang paling parah sok sok an tau padahal bener bener gak tau, kan jadi sotoy. Gitu 😀

Gak Habis Pikir

Banyak hal yang gue gak habis pikir. Pertama, manjat tebing sama ya dengan mendaki gunung? Gue baru tau kalo di film Vertical Limit kedua kegiatan itu digabung, setau gue di Indonesia istilah mendaki gunung ya cuman mendaki gunung, seperti film 5 CM tanpa manjat tebing, sedangkan manjat tebing ya cuman manjat tebing saja, atau mungkin gunung-gunung di luar negeri karena sangking tingginya jadi manjat tebing juga, maaf kesotoyan saya keluar. Hal yang gak gue habis pikir kenapa para pendaki gunung mau ngambil resiko sebesar itu, padahal kematian jelas-jelas sudah ada didepan mata (mungkin kalo mereka bisa ngeliat makhluk halus, malaikat pencabut nyawa sudah siap di depan mata mereka siap nyabut) karena frekuensi bisa jatuh itu besar sekali, belum lagi kondisi suhu di gunung, bener-bener gak masuk diakal gue. Gue baru tahu juga kalau mendaki gunung ternyata lewati lembah juga loh, oke itu ost nya Ninja Hatori. Gunung itu kan tinggi sekali bahkan nembus awan sampai langit ke tujuh (maaf aku berlebihan), tapi satu hal yang gue tahu “what’s life without a little risk” yang gue kutip dari Sirius Black paman baptisnya Harry Potter, gue salut buat mereka yang ambil resiko sebesar itu, tapi gak boleh sombong dan keras kepala juga kayak Elliot di film Vertical Limit. Kesombongan dan kekerasan kepalanya (don’t call me vickynisasi) mengantar dia pada jurang kematian.

Kedua. Setiap adegan penjahat di film-film yang akan membunuh anak mudanya, si penjahat selalu banyak omong, membuang buang waktu, membual dan berlagak sombong kepada anak muda, padahal anak muda tersebut sudah sangat lemah dan si penjahat bisa saja langsung membunuh tapi karena dia mengulur-ngulur waktu untuk mengejek si anak muda akhirnya dia sendiri yang mati duluan karena dibunuh anak muda tersebut, gue bener-bener gak abis pikir, goblok bener yg jadi penjahat, atau sengaja dibikin goblok oleh pembuat cerita dan sutradara, bisa jadi hahahah.

Ketiga. Ketika seseorang jatuh cinta, ia akan rela melakukan apa saja, berkorban apa saja demi mendapat perhatian gebetannya atau kekasihnya, contoh drama korea The Innocent Man, Kang Maru bener-bener melakukan hal yang gak gue abis pikir, ia rela masuk penjara menggantikan posisi Han Jai Hi (maaf ngasal nulis namanya) yang sudah membunuh seseorang yang akan memperkosanya, tapi apa yang didapat Kang Maru? Pengkhianatan. Mungkin itulah yang dinamakan cinta itu buta, cinta itu gak pake’ logika, bener-bener gak abis pikir.

Setelah gue baca dari awal lagi, ternyata gue korban film 😦

Jika Kamu Ingat Ini Masa Kecilmu Terselamatkan

Inspirasi, ya inspirasi bisa datang kapan aja dan gak perlu nyari kemana-mana, cukup ngeexplore lingkungan sekeliling kamu sendiri atau nostalgia kejadian masa lalu, kalau perlu kembali ke mesin waktu bersama Doraemon, oke itu tidak mungkin. Beberapa jam lalu waktu aku masih membaca, berkutat, bergumul dengan buku Raditya Dika yang baru, Koala Kumal, tepatnya di bab pertama tentang “Ada Jangwe di Kepalaku” saat Raditya Dika ceritanya lagi bersiap main Sonic The Hedgehog di Sega Genesis kesayangannya dan ternyata kasetnya rusak, jadi dia sibuk niup-niupin bagian bawahnya. Nah buat yang hidup pada zaman itu, pasti ngerti, beginilah cara membenarkan kaset rusak, aku kemudian tertarik mencoba berkomunikasi dengan Raditya Dika melalui bulu yang ku celupkan di tinta dan ku tulis di lembaran bukunya persis di bab tersebut seperti yang dilakukan Harry Potter di film keduanya The Chamber of Secret saat membaca buku diary Tom Riddle alias Voldemort, aaarrrrggghhh tiba-tiba aku seperti masuk ke buku Raditya Dika seperti Harry Potter dan terseret kembali ke kejadian-kejadian masa kecil ku yang dulu. Benar, aku sekarang jadinya nostalgia ke masa-masa kecil dulu. Secara tidak langsung dari buku Raditya Dika Koala Kumal pada bab pertama inilah yang menginspirasi ku buat nulis postingan ini tentang hal-hal yang jarang ditemukan pada anak-anak kecil zaman sekarang. Lupakan kelanjutan cerita Harry Potternya.

 

Kalo mengingat-ngingat jaman masih ingusan, penuh ketombe, bisul dan korengan di kaki dan tangan dulu banyak banget kenangan-kenangan tentang permainan, makanan, dan kebiasaan yang selalu dilakukan waktu masih kecil. Contoh permainan, permainan anak-anak kecil dulu beda banget dengan anak-anak kecil sekarang yang dominan sudah biasa konsumsi gadget sejak masih kecil karena melihat kebiasaan orang tuanya, dulu kita mengenal permainan yeye dari karet gelang yang digulung-gulung seperti kepang dan akhirnya jadi yeye, tau sendirilah ya permainannya kayak apa, inget yeye inget kejadian waktu aku gak sengaja mutusin yeyenya Endang waktu sd dulu, sampai sekarang teka teki itu tidak terpecahkan kenapa bisa putus, oke lanjut, karet gelang juga bisa menebal kalau kita campur dengan minyak tanah, terus cak engkleng (bahasa Palembang) dimana harus lompat ke tempat garis yang dikotak-kotakkan yang kita buat sebelumnya setelah melempar batu terlebih dahulu, main orekan (bahasa Palembang) atau kejar-kejaran (aku masih main ini ketika kelas satu smp dengan rombongan the power five girls Enno, Mepa, Anis, dan Vivin sampai-sampai aku jatuh ke got dan kaki langsung bengkak dan nangis, maklum masih cupu), tungkupan (bahasa Palembang) atau bahasa kerennya hide and seek, main monopoly, masak-masakan, ular tangga, gap, catur, ambulan dari kertas yang dilempar ke langit-langit rumah, main ekar, mecahin biji para, main layangan, main benteng-bentengan seperti main kasti atau bahasa kerennya baseball, main uwong-uwongan (bahasa Palembang) atau orang-orangan dari kertas, jaman dulu main ini lagi ngetren-ngetrennya, ke pasar cuma buat beli ini aja haha, oh ya dakocan, siapa yang gak tau dakocan? jaman smp pun aku masih main di kelas, dilihat adik ku Adit yang lewat depan kelas dengan temannya “dit ayuk kau main dakocan” si temen Adit ngoceh hahah. Gak disekolah aja mainnya, dirumah temen dan dirumah juga, mak pun ikut nimbrung, lupa sama umur :p.

 

Apa lagi ya? ada yang ingat? oh iya main cuci cuci baju sebelum buaya datang, terus main mi mi ka do mi cio cio cio mi gulung gulung gulung pak dari mana pak dari bla bla bla, perkenalan (lagunya perkenalan, perkenalan nama sembarang dst), main tebak-tebakan dari suit misalnya a, buah apa yang pangkalannya a, kalo gak bisa jawab ada hukumannya, kayak smp dulu aku dan temen-temen dirumah Anis main itu kalo gak bisa jawab harus siap mukanya ngitem dicoret pake arang, terus jaman dulu juga lagi tren-tren nya main barbie, dindong, gembot main tertis, tendo main mario bros, play station 1 main harvest moon (waktu smp), main peliharaan kayak permainan pou sekarang, lupa namanya, sepatu roda, sepeda, raket/badmintoon, tamiya, main rumah-rumahan, apa lagi ya? kalian pikir sendiri aja, kamu yang inget ini bakal senyum sendirian :D.

 

Terus kalo makanan-makanan jaman dulu yang sukar dicari sekarang seperti gulopoli, sebelum dimakan bisa digulung-gulung biar keras, ciki-ciki yang isinya berhadiah, permen karet kecil, coklat ayam, bakso tusuk yang dicelupin di saos, dan masih banyak lagi.

 

Tentang kebiasaan-kebiasaan yang dulu sering dilakuin waktu masih kecil seperti kalo ngeliat tangga maunya main plesetan, boker atau berak di parit hahhaha gak tau juga kenapa, anak-anak cewek jahil ngebuka rok temennya sendiri yang dulu belum biasa pake short, anak-anak cowok jahil naruh kaca di sepatunya terus dideketin di roknya cewek supaya bisa liat dalemannya (gile), terus kalo mau main sepeda dan ngebonceng temen pasti yang dibonceng kalau gak disuruh si pembonceng sok-sokan duduknya menghadap kebelakang padahal takut, selain itu main sepeda lagaknya kepengen ngelepas tangan, aku yang maksain lepas tangan akhirnya mendarat dengan sempurna di parit orang selepas pulang pramuka waktu smp dulu, tapi yang punya rumah baik loh, aku dimandiin dan dibilas pake air bersih persis kayak masih balita dimandiin maknya 😀 malu setengah mati waktu perjalanan ke rumah. Terus tiap ada yang ulang tahun selalu ada tradisi ngelempar telur dan tepung, kalo yang ini masih dan tetap sampai sekarang. Oh iya tiap ada bunga putri malu selalu ingin megangin, maksa biar bunganya nutup, makan buah ceri, manjat pohon, terus lagi ngetren-ngetrennya film kesatria baja hitam, power rangers, putri huan zu, boboho, siluman ular putih, film-film kartun seperti hamtaro, chibi maruko chan, crayon sinchan, doraemon, ninja hatori, dragon ball, sailormoon, candy-candy dll (tulisan ini didedikasikan kepada RCTI dan INDOSIAR yang pernah membuat masa kecil kami berbeda dan lebih seru), film telenovela seperti amigos, carita de angel, maria belen, semua film Thalia aka Maria Mercedes (terima kasih juga buat SCTV yang pernah menayangkan), lagu-lagu anak kecil yang memang diperuntukkan untuk anak-anak kecil yang selalu nongol didepan tv dari artis-artis cilik seperti Joshua, Cikita Meydi, Massy, Eno Lerian, Trio Kwek-Kwek, Geofani, Tasya, Tina Toon, dsb. Dan boyband-boyband legenda jaman dulu sebelam KPOP menyerang negara api yang masih top dan seliweran di TV seperti Backstreet Boys, Boyzone, Westlife, Nsync, A1 (jaman dulu acara yang ditunggu-tunggu adalah Clear Top Ten nya RCTI) dan boyband F4 dari serial film Taiwan Meteor Garden. Selain itu ngisi buku diary temen sekelas, tiap mau masuk kelas disuruh baris rapi dulu, diperiksa kuku dulu, tiap mau pulang sekolah baca surat Al-Asr dan perkalian satu sampai sepuluh, duduk rapi, siapa yang duduknya rapi dia ditunjuk guru dan pulang duluan terus salaman dengan guru, tiap guru mau nyuruh ke depan kelas untuk ngerjai soal pura-pura lagi nulis biar gak ditunjuk hahahah aku ketauan oleh Jaya Nuriman waktu itu, lupa sd kelas berapa, terus ngaji di masjid kerjaannya main, ribut sama temen, disuruh puasa sama orang tua biar dikasih duit, kalo gak tahan puasa sampe magrib boleh pecah setengah hari, puasa-puasa masih nyolong buka kulkas diem-diem, kalo lagi Tarawih bukannya solat malah ngegosip cie cie an, main petasan abis tarawih, abis sahur asmara subuh dan main petasan, sanjo-sanjoan (bahasa Palembang) pas lebaran, nyari kutu hahaha. Apa lagi ya? oh iya ini yang paling bikin ngakak, jaman kecil dulu, jaman sd selalu ribut kalo sudah bawa-bawa nama orang tua, ngejekin dan nyebut-nyebut nama orang tua kita, dan kita nyebut-nyebut nama orang tua teman kita sampai jadi ribut hingga goco-gocoan (bahasa Palembang) atau berkelahi dan akhirnya tewas, ok yang tewas itu aku berlebihan, hahahahah jaman sd banget. Selain itu selalu heboh kalau disuntik di sekolah, dan heboh pohon kapuk tandanya ada kuntilanak. Jujur saja waktu sd pasti pernah disuruh duduk sebangku dengan cowok-cewek yang sengaja dipasangkan oleh guru, makan mie mentah langsung dari bungkusnya, ada teman sekelas meseng (bahasa Palembang) atau ketahuan berak dicelana bahkan ada yang melakukan itu saat sesi poto kelas bersama. Bersamaan dengan itu ada juga mitos waktu masih kecil dulu yang mengatakan kalau duduk dibantal pasti bisulan, kalau ada tanda strip di kuku pasti lagi ada yang suka, memeriksa pergelangan tangan kalau ada jendol-jendol menadakan banyak anak dan jujur saja kamu pasti pernah mendengar mitos yang satu ini kalu meniup rautan atau peruncing maka akan tumpul. Lompat ke jaman kuliah masuk ke jamannya Friendster dan MIRC.

 

Jika kamu ingat semua ini, masa kecil mu terselamatkan boi 😀 aaaahhhh indahnya masa-masa kecil dulu, dimana hanya Matematikalah yang selaju jadi momok ketakutan. Di sekolah main, tiap pulang sekolah langsung main, dimana-mana hanya main yang dipikirkan, dasar anak kecil, tapi itulah indahnya jadi anak kecil, dan bersama berlalunya waktu sangat indah untuk dikenang tentang permainan, makanan dan kebisaan waktu kecil dulu, jaman sekarang sudah beda, jadi bersyukurlah yang hidup di jaman itu hahaha.

 

Bagaimana ceritamu?

Berpikirlah Lebih Luas

“Berpikirlah lebih luas, Think BIG, jika kita berpikir hanya untuk hidup di Jakarta, sebenarnya masih ada Indonesia… jika kita berpikir hanya untuk hidup di Indonesia, sebenarnya masih ada dunia… dst” (lupa sumbernya).

“Beranilah keluar dari zona nyamanmu” seperti Bilbo Baggins yang berani keluar dari zona nyaman kampung halamannya di Shire, di belakang adalah rumah mu dan di depan adalah dunia mu – Gandalf. Saat ia kembali, ia bukan seorang Hobbit yang sama.

So, berpikirlah lebih luas dan beranilah keluar dari zona nyamanmu 🙂

Allah SWT Punya Cara Sendiri Untuk Mengabulkan Semua Doa Kita Di Waktu Yang Tepat

Assalamualaikum

Hi guys, mau ngeshare dikit ni, sebenarnya postingan ini sudah diposting terlebih dahulu di FB, tapi kalau di repost disini mungkin bisa lebih banyak dilihat orang dan berharap cerita ku ini bisa menginspirasi, yok asikin 🙂

Kalau dipikir-pikir Allah SWT telah mengabulkan doa-doa ku walaupun tidak dengan cara ku sendiri yang ingin dikabulkan saat itu juga (egois ya), Allah SWT punya caranya sendiri kapan doa ku dikabulkan di waktu yang tepat. Pertama, dulu setelah tamat SMA aku ingin sekali bisa masuk UNSRI, kenapa? Aku selalu ingin kapan bisa naik bis UNSRI sebagai Mahasiswa nya hahah. Tapi aku tidak lulus saat ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang dulu masih disebut SPMB, melainkan lulus di POLSRI (Politeknik Negeri Sriwijaya). Aku tidak pernah berfikir kalau kesempatan ku masuk UNSRI masih ada, yap aku akhirnya meneruskan S1 di Extension UNSRI (yang sekarang berganti nama menjadi UNSRI Kampus Palembang) setelah satu tahun tamat dari POLSRI, dan benar akhirnya aku merasakan naik bis UNSRI juga. Lihat doaku terkabul kan?.

Kedua, setelah tamat dari POLSRI aku selalu mengikuti tes masuk PUSRI karena PUSRI sudah menjadi impian ku setelah lulus, kalau dihitung-hitung sudah 5 kali aku ikut tes namun hanya 2 kali aku bisa sampai tahap 2 (psikotes dan wawancara dengan psikolog tahun 2011 jalur umum, dan TPA dan Toefl tahun 2013 program roadshow) dan tidak lulus ke tahap 3, belum mencicipi sama sekali sampai akhir tes, mengecewakan. Namun tahun kemarin tahun 2014 ada kesempatan untuk magang sarjana selama 3 bulan, tentu saja aku tidak ingin melewatkannya, dan akhirnya aku masuk dan sudah berakhir Agustus 2014 kemarin, wah benar-benar pengalaman yg tak terlupakan dan tak akan terlupakan. Kalaupun mungkin kedepannya tidak berjodoh bekerja di PUSRI dan menjadi bagiannya setidaknya aku sudah merasakan atmosfer dan euphoria kerja di PUSRI lewat program pemagangan tingkat sarjana tahun 2014. Lihat doa ku terkabul lagi kan?.

Ketiga, mimpi terbesarku ingin sekali bisa pergi ke Anfield, Liverpool suatu hari. Suatu mimpi yang agak berat juga ku capai, tapi Allah SWT punya cara nya sendiri, ia mengabulkannya lewat temanku Aini Meilita, jersey yang ku titipkan padanya akhirnya ke Anfield, Liverpool juga akhir tahun tadi bersamanya. Setidaknya jersey ku lah yang duluan kesana walaupun aku sendiri belum, aku sangat bersyukur sekali, tidak bisa berkata-kata. Special thanks buat temanku Aini Meilita.

Lihat kan lihat? Betapa Allah SWT selalu memeluk mimpi-mimpi kita, kita hanya tidak tahu kapan itu terjadi dan dikabulkan oleh Nya, maka jangan pernah berpikir mustahil, Allah SWT punya cara sendiri untuk mengabulkan semua doa kita di waktu yang tepat, jadi bersyukurlah dan jangan banyak mengeluh kawan. Yang perlu kita lakukan adalah banyak-banyak merenung betapa Allah SWT sangat menyayangi kita hambanya. Semoga cerita ku bisa menginspirasi 🙂

Wassalam