Twenty-two

Assalamu’alaikum Wr. Wb.


11 Juni 2010 kemarin adalah hari ultahku yang meninjak kepala 22, wow tambah tue aje heheheh dan jatah hidup di dunia makin berkurang, beeeeewwww.

Kilas balik ke usia 21 dulu aaah. Usia 21 kemarin adalah usia yang sangat berkesan dimana aku banyak mencapai yang aku inginkan antara lain berhasil mendapat gelar sarjana di tingkat Diploma III di Politeknik Negeri Sriwijaya, mendapat gelar sebagai Mahasiswa Terdisiplin (ihiiiiii senangnya bukan main sampai teguling-guling hahahahah) dan bertemu dengan kawan-kawan baru dan lain-lain, alhamdulillah.

Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada usia tersebut (masih jadi Mahasiswa) diantaranya magang di bandara, nyusun Laporan Akhir, bimbingan, seminar kerja praktek, ujian komprehensif, jalan-jalan ke punti kayu dan grand city bersama anak-anak NA, wisuda dan syukuran wisuda di rumah Kiki Handini.

Setelah proses kelulusan selesai berlanjut ke acara mencari kerja alhasil ikut tes ini itu. Pertama PLN, BPK dan PNS. Ikut tes PLN di kampus sendiri, PNS di Prabumulih, BPK di GOR dan hasilnya GATOT atau gagal total (dalam pikiran, ku pun berdesis ”waduh dondong amat, satu pun gak ada yang gol, sampai bela-belain beli buku tes psikotes ternyata lom juga gol”). Gak itu aja ada tetek bengek untuk memenuhi persyaratan tes itu, pertama tes kesehatan, tes buta warna dan tes bebas narkoba. Gile jungkir balik dibuatnya. Gagal ikut tes ini itu, alternatif lainnya adalah melamar melalui surat kabar, tapi gak ada yang dipanggil (tak satu pun), siaaaaaaal. Ngelamar di internet, ribetnya bukan main, dan banyak yang minta Strata 1 (tunggu ya wahai kau lowongan, tunggu hingga aku mendapat Strata 1). Pernah dulu di telpon salah satu Bank (padahal aku tidak mengirim lamaran ke Bank tersebut, rezeki nomplok nih dalam hati) yang memintaku datang kesana esok hari. Apa mau dikata, aku ragu-ragu jalani pekerjaan itu, jadi SALES (ahay budak cak aku jadi sales bakal malu-maluin tu Bank, dari pada ragu mending cabut).

Pikiran tambah rumet, maunya marah-marah mulu kayak orang yang ditimpuk batu bertubi-tubi. Kerjaannya main Play Station yang nganggur di rumah (main Harvest Moon), beli model sepanjangan, main game di komputer dan berselancar di dunia internet. Dulu pernah terpikir gak akan nulis dulu sebelum dapet gawe, malu coy, cuap-cuap di dunia tulis menulis tapi pengangguran hahahahhahahha.

Memasuki bulan kedua di tahun 2010 yaitu Februari aku dapat informasi bahwa ada satu lowongan di salah satu universitas di Palembang, dan alhamdulillah disanalah aku sekarang hingga menuju pertengahan bulan ke empat, bulan Juni. Kalau dihitung-hitung, aku nganggur selama empat bulan, selama itu pula aku nyusahin orang tua, bergentayangan di rumah sepanjangan, ngeliat koran kayak ngeliat makanan, langsung disambet untuk ngeliat lowongan.

Di tempat kerjaku yang baru ini aku banyak bertemu kawan-kawan adekku, bentar-bentar manggil ”ayuk Adit” (ai terkenal si Adit ni, herannya kok mereka tahu aku ayuknya Adit??????). Enaknya kerja disini adalah cuci mata lihat yang bening-bening hehehehhehe…

Kilas baliknya udahan dulu ahhh, yang pasti aku senang di usia itu, 21 

Menuju usia 22 aku mendapat hadiah dari juliyudin yaitu Liring, Yusi dan Dina (Ju itu adalah juki atau aku). Aku mengaku di bulan ini aku harus merogoh kocek dalem-dalem hahahahha, tapi banyak rezeki yang datang di bulan ini, alhamdulillah.

Di usia 22 tahun 2010 ini aku semakin berminat untuk:
• Lanjut kuliah ke Strata 1
• Selalu menulis dan photography

dan semoga di usia yang baru ini aku semakin dekat dan bertakwa kepada Allah SWT, tetap sehat, rizki lancar, diberi kumudahan dan kelancaran dalam segala urusan, selamat dunia akhirat dan status jomblo ku lepas, amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin (hahahah doa dan pengharapan yang dibuka secara umum).

Kawan, ku beritahu satu rahasia padamu, tulisan ini terinspirasi dari tulisannya Matt Mullenweg di saat usianya yang menginjak kepala 26 pada 11 Januari 2010 silam. Ini adalah alamat situsnya http://ma.tt/2010/01/twenty-six/. Ngomong-ngomong nama itu tidak asing di dunia blogging, so pada tahu kan Matt Mullenweg??? Ah masa’ gak tahu, ia adalah pencipta dan pengembang WordPress.

Cukup ceritanya, sambung ke cerita lainnya lagi ya. Terima kasih sudah berkunjung di blognya kiki. Jangan ragu-ragu cerita tentang usiamu yang baru disini heheheh. Da dah…

Wassalam


Wajah baru di usia ke 22


Billie Joe Armstrong said “Happy birthday kiki” (hahhahaha ngayal)

Iklan

Ms Ngantuk

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Ngantuk apa itu ngantuk?? Ah kurasa tak perlu aku bertanya itu kepadamu kawan karena sudah pasti kalian tahu.  Ngantuk bermula dari terbukanya mulut, mata berkaca-kaca dan tangan pun ikut andil menutupi lubang mulut yang terbuka lebar bagaikan black hole, yup jawabannya MENGUAP.  Kalau aku tak salah, setelah menguap maka otak akan merangsang mata menjadi ngantuk, maunya mejeeeeeeeem mulu, gak mau melek hahhahaha.  Kalau tak tahan godaan ngantuk, mata pun akhirnya terpejam alias tertidur dan tak lama kemudian tetesan air embun (halah pilih istilanya kebagusan, iler aja napa ki?) keluar dari mulut dan akhirnya membuat peta pulau Inggris di desa Edensor, gak cukup itu aja, ada semacam kotoran yang muncul di tiap ujung mata hahahhaha.

Penyebab ngantuk banyak kawan, diantarannya begadang, baca buku kelamaan, kecapekan, kekenyangan, kelaparan juga buat ngantuk, gak ada kegiatan yang ingin dilakuin, nonton tv, dengerin musik, yah selanjutnya kawan pikir sendiri hehhehe.  Akibat ngantuk, tak lain tak bukan TERTIDUR, bagi yang sedang mengemudi atau mengendarai kendaraan bakal oleng nuh, alias kecelakaan, wow ngerinye, jangan sampe.  Cara ampuh ngilangin ngantuk katanya cuci muka, tapi masih saja aku tetap ngantuk.  Alternatif lain yaitu minum kopi, makan permen yang mengandung kopi, tapi ada satu yang tak ku suka dari mengikuti jalan pintas ini, nafas mulut gak seharum pewangi ruangan alias bau, ngisep hawa mulut aja kayak ngisep bau bangkai, wah wah gawat, lebai hahhaha (maaf ya bukan mau menjelek-jelekkan kopi, itu hanya opini pribadi, peace!!!!).  Tenang kawan aku punya satu cara ampuh yang dibagi guruku waktu SMA kemarin untuk ngilangin penyakit ini (ngantuk), yaitu dua kaki kita direndam air sambil melakukan kegiatan seperti membaca, tapi yah itu agak repot.  Bagaimana denganmu kawan, apa yang kawan lakukan untuk menghilangkan ngantuk???

Dari ngantuk ke Ms Ngantuk.  Kok pakek embel-embel Ms ki?? Artinya orang yang ngantuk, pelaku ngantuk, dan di kasus ini pelakunya cewek.  Boleh ku ceritakan padamu kawan tentang Ms Ngantuk ini??  Ms Ngantuk mulai merasakan penyakitnya (ngantuk yang berulang-ulang) sejak kuliah kemaren di salah satu perguruan tinggi di Palembang.  Di saat dosen ngasih kuliah, matanya mejem melek dan dosen pun menegur dan menyuruhnya “beraup”.  Gak hanya saat dosen ngajar, waktu break pun digunakan untuk menuruti nafsu ngantuknya.  Di saat Ms Ngantuk ini tertidur, ia pun bermimpi sedang berlari dan akhirnya jatuh, ia pun merasa jatuh beneran, eh terbangun dengan dihiasi rambut kusut, mata memerah, untung gak buat peta hahahhah.  Ms Ngantuk melihat sekelilingnya juga melakukan hal yang sama, ia pun tidur lagi (pikirnya, hah ternyata bukan aku aja yang ngantuk, tidur lagi ahhh).

Ada satu event yang membuatnya malu.  Saat setelah break berakhir dan Dosen sudah masuk ternyata Ms Ngantuk masih aja tidur (ngantuk, mau gimana lagi).  Jelang 5 sampai 15 menit Dosen ngajar, ia baru sadar (hah? Sudah ada suara Dosen komat-kamit ngajar, mati aku!!!).  Aje gile Ms Ngantuk kebablasan, ia pun mencubit kawan sebelahnya dengan genitnya dan memarahinya yang juga punya penyakit sama dengannnya, namanya Dina.  Beginilah kemarahannya pada Dina ”Oi Din ngapo kau dak bangunin aku, ai payah kau ni”, eh si Dina malah ketawa kesetanan bagai habis dapat traktiran, sialan pikir Ms Ngantuk.  Untung Dosennya gak sadar kalau Ms Ngantuk tadi tidur bentar, ah selamat- selamat Ms Ngantuk dalam hati.

Kisah lain ialah saat Ms Ngantuk ini pulang kuliah.  Bayangkan ditengah panasnya matahari yang tengah diatas kepala ditambah perut lapar belum makan siang maka mau tak mau memacu timbulnya NGUAP dan akhirnya membuat NGANTUK.  Saat menaiki angkutan umum, nafsu ngantuk memaksanya untuk tidur, tidur dan tidur, dan akhirnya tertidur.  Ia tertidur di kursi dekat jendela yang entah kemana kaca jendelanya, di babeti budak kali (hahah bahasa Palembang boi, anak Palembang).  Karena angkutan umum selalu mengambil dan mengeluarkan penumpang, berhenti, jalan, berhenti, jalan lagi, maka tak dapat dielakkan.  Saat berhenti mengambil penumpang yang mau naik, Ms Ngantuk tersadar dan terbangun karena mendengar cekikan dari Bapak-bapak ojek tepat disamping bis yang ia tumpangi berhenti, ”aduh sialan aku jadi tontonan gratis” Ms Ngantuk berdesis.  Ia pun mencoba memaksakan agar tidak ngantuk dengan melototkan matanya hampir keluar, hahahahha tapi sekali lagi ia kalah dengan ngantuk.  Kemudian setelah turun dari bis ini, Ms Ngantuk pindah dan berlanjut naik angkot kecil jurusan ke rumahnya (karena dua kali naik mobil dari kampusnya menuju rumahnya, kalau sekarang cukup satu kali karena ada Trans Musi).  Nafsu ngantuknya pun berulang kembali saat menaiki angkot ini dan lagi-lagi ia duduk disebelah jendela yang ia buka lebar-lebar kaca jendelanya, karena panasssssssss.  Tahukah apa yang terjadi kawan? Ia kebablasan lagi sampai-sampai kepalanya keluar jendela, hahahah ampun-ampun untuk gak disenggol mobil lain.  Sejak kejadian itu dan setiap ia duduk di dekat jendela, kacanya tidak dibuka terlalu lebar lagi.  Kawan, karena mobil yang kita tumpangi bergoyang-goyang, maka kepala Ms Ngantuk saat tidur di angkutan umum selalu menyenggol dinding mobil, hingga akhirnya terbangun karena kesakitan, hahahah kesiannye. Gak hanya itu, hal klasik yang selalu ia terima di saat ia tertidur (masih dalam angkot) ialah ia selalu ditegur oleh Ibu-Ibu atau Bapak-Bapak bahkan keneknya juga.  ”Dek-dek stop mano, gek kelewatan???” seperti itulah kira-kira ucapan mereka.  Bahkan Ms Ngantuk pernah tertidur hingga mobil angkot sudah tiba di terminal, ”dek lah nyampe, nah ngantok nian cak nyo”, mamang angkot itu ngoceh.

Semua kisah itu Ms Ngantuk telah bagi kepada kawan-kawannya hingga mereka mengatakan Ms Ngantuk adalah tukang ngantuk atau Ms Ngantuk.  Dalam pikirku ”ai, cak kamu idak be”.  Mau tau siapa sebenarnya Ms Ngantuk??????????????? Yah aku sendirilah hahahahahah, malu aku.

Wassalam