Matahari – Tere Liye

Tiga sekawan, Raib Seli dan Ali, memulai petualangan di Klan Bintang (Perut Bumi). Bermodal nekat, rasa penasaran yang besar dan ILY, kapsul perak yang dibuat Ali dengan nama seseorang karena telah mengorbankan hidupnya demi mereka semua, mereka berhasil mendarat di Klan Bintang.

Berbeda dari dua seri sebelumnya, Bumi dan Bulan, Raib cs memasuki Klan Bintang lewat lorong kuno yang berhasil dideteksi oleh kejeniusan Ali melalui ILY tanpa Miss Selena dan Av. 

Di Klan Bintang, Raib cs bertemu Faar sang pemilik kekuatan dan Kaar kepala koki Restoran Lezazel. Sebagian petualangan mereka terjadi di kota Zaramaraz sekaligus kota yang akan memenjarakan mereka semua. Sebuah petualangan bunuh diri.

Di kota ini pula sebuah fakta dibuka tentang kiamat bagi tiga klan permukaan (Bumi, Bulan dan Matahari) yang akan terjadi enam bulan lagi. Enam bulan dari sekarang tidak akan ada lagi peradaban di permukaan planet bumi. Kecuali kota Zaramaraz, kota yang telah bersiap seribu tahun terakhir. Saat tiga permukaan binasa, maka Dewan Kota Zaramaraz (penguasa di Kota Zaramaraz) bisa menguasainya. Ini semua tentang kekuasaan yang telah membuat mereka menjadi gila.

Dengan kenyataan itulah Raib Seli dan Ali tidak langsung pulang ke rumah setelah kesempatan bebas di depan mata namun berbelok ke Perpustakaan Sentral Klan Bulan (ruangan Av) untuk memberi tahu perang dunia paralel yang menakutkan akan terjadi.

Diatas itu semua, kisah ini mengungkapkan beberapa rahasia lainnya. Seperti tentang orang tua kandung Raib, pin kuno yang ditinggalkan oleh Ibu kandung Raib, pengakuan mengejutkan orang tua angkat Raib, kekuatan Raib yang bisa melakukan teknik penyembuhan, Seli dengan teknik kinetik tingkat tinggi dan Ali yang sukses menjadi bintang di sekolah karena klub basketnya juga keahlian dua temannya yang berhasil dikuasainya, menghilang dan melepaskan petir, hanya dengan suntikan ekstraksi rambut Raib dan Seli.

Bersambung. Sampai jumpa lagi di buku keempat, Bintang 😁.

Kutipan:

  • Kenapa bentukku seperti buku? Karena itu simbol pengetahuan dan keabadian. Sesuatu akan bertahan lebih lama saat diwariskan lewat buku, dituliskan – Buku Kehidupan
  • Hidup ini adalah petualangan. Semua orang memiliki petualangannya masing-masing, maka jadilah seorang petualang yang melakukan hal terbaik – Ayah Ali
Iklan

Tahun 2017 Tahun Spesial

Tahun 2017 adalah tahun spesial. Alhamdulillah.

  • Spesial karena gue berhasil menamatkan membaca beberapa buku/novel setelah sekian lama hiatus. 
  • Spesial karena gue banyak menemukan rekomendasi film bagus.
  • Spesial karena gue sukses bermain Harvest Moon Back To Nature for PC sampai akhir dengan mulus.
  • Spesial karena untuk pertama kalinya gue lulus passing grade cpns BPK (setelah beberapa kali percobaan) walaupun kalah ranking dan skor untuk lanjut. Bahagia memang sederhana 😁 bukan selalu tentang fulus.
  • Spesial karena gue akhirnya berdamai dengan diri sendiri. Gue jadi belajar ilmu tulus. 
  • Dan masih banyak lagi. Serius.

Jadi, beritahu gue mengapa tahun 2017 spesial buat kamu?

Selamat tahun baru 2018, semoga tahun ini bertambah spesial dengan bertemu kamu wahai jodohku 😁😂😄 aamiin.

Ustadz Abdul Somad

​Alhamdulillah untuk pertama kalinya, hari ini 27 desember 2017 pukul 18.30 ba’da salat Maghrib berjamaah, gue mengikuti tabligh akbar di Masjid Al-Aqobah 1 PT Pusri Palembang dengan Ustadz Abdul Somad, Lc. MA sebagai pengisi acaranya. 

Ketika kendaraan yang membawa beliau tiba dengan iringan suara sirine mobil polisi, bulu kuduk gue berdiri sendiri. Mungkinkah beliau akan menjadi ulama besar? Bisa jadi.

Bukan maksud untuk melebih-lebihkan, beliau yang rupanya tidak menawan, kurus, dan biasa saja mampu menggerakkan hati ribuan dan jutaan umat muslim di Indonesia mencintainya, menunggu setiap kehadirannya dan lebih di atas itu, beliau membuat umat islam di Indonesia semakin mencintai Islam lewat tausiyah dan dakwahnya. Termasuk malam ini. Salah satu ustadz di Indonesia yang mampu melakukannya.

Walaupun beliau cerdas, bahan tausiyahnya tergolong mudah dicerna, tidak berat, tidak dibikin ngantuk karena gaya bicaranya macam orang melayu :). Termasuk malam ini “menjaga spiritualitas dalam bekerja” diselingi lelucon ringan yang berhasil menggelitik. Setelah melihat dengan mata kepala sendiri, beliau memang lucu😁.

Semoga beliau dan keluarga selalu dilindungi oleh Allah SWT dari segala macam fitnah, malapetaka dan bahaya serta senantiasa diberi kesehatan, keteguhan hati untuk tetap syiar, gentar dan istiqamah aamiin.

Bersama adek gue Adit, gue tidak akan pernah sendiri wkwkwk.

Bulan – Tere Liye

Postingan kali ini berbeda. Gue sukses menamatkan Bulan sambil menonton Liverpool lawan Swansea di Rcti tengah dalu ini #boxingday dengan skor terakhir Liverpool 5-0 Swansea. Tidak perlu gue sebutkan siapa saja yang menjadi pencentak skornya karena basa-basi tidak perlu sepanjang itu 😁.

Serial Bulan bukan berarti bercerita tentang Klan Bulan lagi melainkan tentang Klan Matahari, tanah leluhurnya Seli. Seperti Bumi sebelumnya, Bumi belum dibahas semuanya namun Klan Bulan lah yang menjadi tema utama. Entah apa maksud tersembunyi dari judul novel yang tidak sesuai dengan isi. Mungkin Bumi diceritakan terakhir di buku Bintang dari seluruh empat serial (Bumi, Bulan, Matahari dan Bintang). Hanya pengarang dan Tuhan yang lebih memahami.

Raib, Seli, Ali, bersama Av, Miss Selena dan Ily anaknya Ilo memutuskan ke Klan Matahari untuk menjalin kerjasama yang pernah erat dalam mengantisipasi kembalinya Si Tanpa Mahkota.

Siapa sangka setiba disana kehadiran mereka disambut meriah ditengah-tengah festival bunga matahari yang sebentar lagi akan dilombakan, seolah-olah sudah direncanakan. Dan tak ada yang mengira bahwa Raib, Seli, Ali dan Ily akan menjadi kontestan kontingen kesepuluh festival bunga matahari. Karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk menolak juga untuk kelancaran misi di awal, mau tidak mau suka tidak suka siap tidak siap mereka akan terlibat petualangan seru dan berbahaya. Sebagai kontingen kesepuluh, mereka menunggangi harimau putih khas Klan Bulan.

Di kisah ini, diceritakan bahwa Raib mempunyai kemampuan spesial selain menghilang yaitu bisa mendengar dan merasakan alam sekitar yang seakan-akan berbicara kepadanya. Ali si biang kerok juga diketahui pandai memecahkan tebak-tebakan dan Seli yang terlihat suka sekali dengan ketampanan Ily bagai orang korea.

Rintangan demi rintangan, teka teki petunjuk yang harus dipecahkan, ke utara barat selatan dan timur ternyata telah mengantarkan mereka kembali ke tempat yang telah dikunjungi sebelumnya, Hana peternak lebah sekepal tangan. Mereka semata-mata hanya berputar mengelilingi negeri. Dan disinilah misteri tentang kompetisi yang sebenarnya akan dimulai.

Benar saja target pemenang dari mencari bunga matahari yang mekar adalah kontingen penunggang Harimau Putih, Raib cs, bukan kontingen lain yang dimenangkan oleh penunggang Salamander. Mereka tidak mengerti apa yang terjadi. Ini semua tidak lebih dari sebuah jebakan batman. Raib lah objek yang sudah direncanakan dari awal oleh Fala-tara-tana IV, ketua konsil Klan Matahari, untuk memetik bunga matahari. Seseorang yang bila memetik bunga tersebut, setelah empat ratus tahun berlalu, dengan hati polos tanpa ambisi untuk menang, menguasai, melainkan untuk pengetahuan, kerjasama, kebersamaan dan kepedulian maka keinginan apapun bisa dipenuhi. Inilah ambisi terselubung Fala-tara-tana IV yang ingin memanfaatkan kondisi tersebut untuk membuka kembali portal ke penjara Bayangan di Bawah Bayangan (lewat Raib yang spesial atau untuk dibunuh seperti korban empat ratus tahun yang lalu). Siapa lagi kalau bukan untuk membebaskan si Tanpa Mahkota, juga Tamus yang ikut meringkuk disana. Fala-tara-tana IV marah karena rahasianya dibuka lebar-lebar oleh Hana peternak lebah sekepal tangan yang kehilangan anaknya empat ratus tahun lalu persis ketika menjadi peserta festival bunga matahari

Karena ketua kontingen penunggang Salamander tidak bisa terima, ia berusaha meraih dan memetik bunga matahari duluan namun kemalangan tak dapat dihadang. Ia dibuat tidak bernyawa oleh Fala-tara-tana IV hanya dengan petirnya. Dan tumbal yang mengejutkan festival bunga matahari tahun ini adalah tewasnya Ily. Ily harus mati di tangan Fala-tara-tana IV lewat ribuan pukulan dan petir yang diterimanya sesaat setelah berhasil mengucapkan keinginan untuk menutup portal yang telah dibuka sedikit oleh Fala-tara-tana IV melalui bunga matahari yang dipegangnya.

Tidak ada perayaan memenangkan kegagalan Fala-tara-tana IV dalam merebut bunga yang membuatnya menyusul masuk ke Penjara Bayangan, sebab kemenangan harus ditebus dengan pengorbanan yang tidak diharapkan.

Raib, Seli dan Ali dipandu Av dan Miss Selena harus kembali ke Klan Bulan untuk menceritakan semua yang terjadi termasuk matinya Ily (yang bermakna I Love You khas anak bumi).

Bulan sudah menarik perhatian gue dengan ceritanya yang semakin seru, bagus, dan dengan imajinasi yang tanpa gue suruh main sendiri. Worth it.

Dengan sengaja tidak detail agar terus menumbuhkan rasa penasaran, maka sudah sebaiknya langsung membacanya saja :).

Bersambung, Matahari.

Bumi – Tere Liye

Semuanya berubah saat negara api menyerang. Kutipan dari kartun Jepang, Avatar, itulah yang berhasil merubah pikiran gue tentang novel pertama ini – Bumi oleh Tere Liye.

Butuh perjuangan buat gue menamatkan ini karena jujur gue sedikit bosan hingga saat mendekati episode ujung, mata gue berhasil dibuka. Ok bagus.

Kenapa gue bosan awalnya? Karena pikiran licik gue yang beprasangka novel ini meniru cerita fiksi fantasi favorit gue Harry Potter.

Tentang tiga anak remaja. Raib (cewek), Seli (cewek) dan Ali (cowok).

Raib yang merupakan tokoh penting utama, mirip dengan Harry yang tidak dibesarkan orang tua aslinya karena yatim piatu. Seli gue ibaratkan sosok Ron yang merupakan sahabat dekat Raib, tapi kalem. Dan Ali adalah versi Hermione cowok yang genius, tahu segalanya tapi biang kerok. Klop.

Selain itu Tamus seorang yang digambarkan jahat di novel ini gue samakan dengan Lord Voldemort tapi gue keliru, ada tokoh lain dibelakangnya sebut saja “Si Tanpa Mahkota” yang Tamus inginkan berkuasa (dengan cerita berbeda). Miss Selena sebagai Hagrid, Av ialah Prof. Dumbledore dan Ilo seperti Prof. McGonagall (asli sotoy). Serta beberapa kesamaan lainnya yang akan kamu temui.

Mungkin si pemilik cerita hanya mengambil sedikit inspirasi tentang penokohan (sotoy sekali). Tapi yang pasti pikiran licik gue akhirnya berhenti dengan sendirinya sebelum meluas kemana-mana. Cerita ini sama sekali berbeda.

Maafkan gue yang terlalu mudah mengambil kesimpulan karena tidak sabar menunggu cerita sampai habis. Seperti gue yang tidak sabar melihat Liverpool menjuarai Premier League (lagi). Ok gue nikmati prosesnya. Wkwkwk.

Ini adalah tiga anak remaja yang mempunyai keahlian sendiri-sendiri yang diturunkan dari klan masing-masing.

Raib dari Klan Bulan bisa menghilang, Seli dari Klan Matahari dengan petirnya dan Ali Makhluk Tanah dari Klan Bumi yang bisa menjadi beruang besar bila keadaan terdesak. Seperti si hijau besar itu.

Mereka satu sekolah dengan Miss Selena sebagai guru matematika. Hingga pada satu momen, mereka dan Miss Selena terlibat dalam pertempuran bersama Tamus di aula sekolah yang memaksa ketiganya nyasar di dunia lain, Klan Bulan. Bukan dunia lain di tipi dulu.

Disanalah juga dibuka fakta lebar-lebar tentang siapa mereka sebenarnya. Memang agak lama gue menunggu inti cerita hingga sampailah Episode 43 dari 45.

Saatnya menuju serial selanjutnya – Bulan.

Selamat membaca😁

Bad Genius

Even if you don’t cheat, life cheats you anyways

Kamu tidak bercanda kan? Apa ini jadi pembenaran kamu buat curang?

Karena satu kejadian bodoh bisa membuatnya menjadi orang brengsek dan menjijikkan.

Ini adalah awal cerita seorang joki SMA di Thailand. Siapa yang bisa mengira ternyata orang pintar adalah orang bodoh yang diberi label pintar. Ia gunakan kepintarannya tidak pada tempatnya, ia gunakan kepintarannya tidak pada semestinya. Oke kamu pintar, tapi maaf kamu tidak benar.

Ia bodoh karena melakukan hal bodoh. Ia bodoh karena memberi jawaban kepada temannya yang tidak bisa mengerjakan ulangan. Ia bodoh karena tidak sadar satu kejadian bodohnya itu bisa membuat efek domino yang semakin membuat ia menjadi bodoh.

Hanya karena uang ia dikadali teman-temannya menjadi bodoh, hanya karena uang ia dimanfaatkan untuk menjadi tolol, hanya karena uang ia membujuk teman pintar lainnya untuk menjadi bodoh sepertinya, hanya karena uang ia bersusah payah dengan resikonya, dan hanya karena uang ia rela mengecewakan ayahnya.

Ini semua adalah istilah yang gue ingat dari teman gue Hasyim “pintar tapi lolo (kata lain dari bodoh)”.

Overall gue kesel nonton film ini, jadi jangan salahkan gue yang terus mengumpati si Lynn dan Bank, pintar tapi lolo.

Satu scene yang sudah gue tebak, si Lynn akhirnya dapat hidayah dan sadar selama ini ia salah. Namun Bank tetap menjadi bodoh karena baru sadar rasanya pegang uang banyak. Maklum OKB. Wkwkwk.

Pesan moral:

  • Mengajarkan lebih baik daripada memberi contekkan.
  • Uang bisa membutakan mata seseorang.
  • Uang benar-benar bisa merubah seseorang
  • Nilai rendah lebih terhormat daripada nilai tinggi yang bukan berasal dari kemampuan diri sendiri. Ini bukan munafik, kamu bisa rasain sendiri.
  • Dimana ada kemauan pasti ada jalan.
  • Nanti juga lo paham

Review The Teacher’s Diary

Bahwa merindukan seseorang yang jauh disana dapat membuatmu bahagia dengan cara yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya – Pak Song, The Teacher’s Diary

The Teacher’s Diary melebihi ekspektasi gue. Film Thailand produksi tahun 2014 yang barusan gue tonton buktinya.

Ini tentang dua orang guru, Bu Ann dan Pak Song, yang harus mengajar di sekolah rumah kapal (sekolah apung) jauh dari Bendungan Mae Ping, kota antah berantah di negeri Thailand.

Sosok Pak Song sudah digambarkan di awal. Lucu, jenaka, polos, ah kamu pasti langsung jatuh cinta.

Sedangkan Bu Ann adalah guru yang berprinsip, berani, penyayang, dan tegar.

Ini bukan tentang dua orang guru yang mengajar bersamaan kemudian jatuh cinta karena frekuensi bertemu, bukan. Justru cinta muncul karena mereka belum pernah bertemu sama sekali.

Apakah mungkin menyukai dan mencintai seseorang yang belum pernah kita temui? Bisa saja.

Memang di awal kita dibuat bingung siapa yang mengajar duluan di sekolah rumah kapal itu tapi belakangan kamu juga bakal tahu kalau Bu Ann lah yang pertama mengajar dan Pak Song adalah pengisi dan pengganti Bu Ann yang pindah ke sekolah lain karena sesuatu dan lain hal.

Siapa sangka Bu Ann yang suka menulis diary sejak pertama kali dia diasingkan mengajar di sekolah kapal adalah jembatan mempertemukan dia dengan Pak Song. Ah cinta memang misteri yang indah.

Pak Song yang kacau, tidak tahu menahu, tidak sabar dalam mengajar murid dan tidak pernah kepikiran untuk menjadi guru karena dari awal sudah penuh kesusahan, untungnya menemukan buku harian Bu Ann yang tertinggal di sekolah itu. Diary itu telah menjadi panduannya yang sangat menolong, menolongnya untuk mengerti bahwa hidup disini harus bisa berenang, harus bisa menjadi lebih dari guru, dan harus menjadi seperti orang tua mereka.

Pak Song menulis curahan hatinya di buku diary Bu Ann dan siapa yang bisa menebak kalau Bu Ann akan membacanya pun membalas tulisan Pak Song di buku diary yang sama.

Hal yang tak terduga terjadi. Pak Song yang sukses move on dari pacarnya yang selingkuh harus mendengar kabar kalau Bu Ann akan menikah. Hatinya hancur seperti badai yang berhasil membanting dan menghajar sekolah kapal.

Dan seperti sudah diatur Tuhan, Bu Ann yang tiga bulan lagi akan menikah mendapati hatinya dikecewakan oleh Nui pacarnya akibat menghamili wanita lain.

Celaka, gue hampir dibikin kecewa karena Bu Ann CLBK dengan pacar brengseknya si Nui dan yeeeeaaa tidak jadi wkwkwk.

Lewat diary lah Bu Ann sadar kalau Nui tidak pernah bisa mengerti jadi untuk apa bersama kembali. Gue cekikikan dalam hati kenapa juga si Nui bawa diary Bu Ann yang sengaja ditinggalkannya untuk Pak Song saat telah mendapatkan hatinya lagi. Geblek wkwkwk.

Hingga pada akhirnya Bu Ann dan Pak Song bertemu di sekolah yang mereka sebut S.O.G. (sekolah orang galau).

Inikah yang dimaksud “Tuhan mempertemukan kita dengan orang yang salah agar dapat bertemu dengan orang yang tepat dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik dan wanita yang baik untuk laki-laki yang baik”?. Insha’ Allah.

Maafkan gue yang hanya menarik intinya dalam mereview. Dengan tidak menghilangkan rasa penasaran dari keseluruhan isi film, kamu bisa langsung cari, donlot dan menontonya. Dijamin, recommended, bagus, must see.

Pesan moral:

Tidak melulu soal cinta tapi cara mereka mengajar dengan tulus dan rela berkorban demi melihat murid-muridnya lulus bisa jadi inspirasi siapa pun yang menontonnya terlepas kamu guru atau bukan dan film ini pas untuk memperingati hari guru kemarin.

Selamat menonton 🙂

Review The Circle

Kenapa gue menonton film ini? Tentu saja karena Emma Watson. Gue selalu suka dengan doi sejak pandangan pertama di Harry Potter. Tidak peduli komentar netizen yang mengatakan film ini jelek dan membosankan. Oke gue akui kalau gue gregetan nungguin aksinya yang ternyata datar saja, tapi who cares.

The Circle, film yang barusan gue tonton, adalah contoh aplikasi sosial media yang sudah berlebihan. Mengerikan ketika membayangkan jika aplikasi seperti itu ada di dunia saat ini. Tapi bukankah kita sedang menuju ke era itu? Who knows.

Mae Holland (Emma Watson) adalah karyawan baru di The Circle. Bersama temannya Annie, Mae merasa tidak perlu mencari tempat kerja lain lagi.

The Circle adalah perusahaan yang bergerak dibidang teknologi canggih berbau sosial media. Sejenis aplikasi Path, Instagram dengan instastory nya, dan vlog gue rasa. Maaf sotoy.

Mae yang pemula tiba-tiba menjadi topik utama dan orang pertama yang harus mengaplikasikan program SeeChange setelah insiden bodoh yang ia lakukan. Ia harus tetap online dari membuka mata sampai menutup mata kembali kecuali di kamar mandi melalui kamera kecil sebulat bola mata yang dipasang di pakaiannya, meskipun gue kira ia tidak nyaman.

Aplikasi The Circle memang mempunyai kelebihan tapi bukan berarti tidak ada kekurangan. Salah satu kelebihannya bisa membantu pemerintah dan polisi dalam menangkap buronan hanya kurang 20 menit melalui program “semua orang bisa ditemukan”. Kekurangannya tidak ada privasi dalam menikmati setiap momen yang terjadi untuk diri sendiri ataupun bersama orang yang dicintai, karena program ini, melalui bos besarnya Eamon Bailey (Tom Hanks) yang karismatik seperti Steve Jobs, mensugesti mereka bahwa “knowing is good, knowing everything is better”, rahasia adalah kebohongan, semua harus dibuka, terbuka dan terbuka adalah kepedulian.

Bukan hanya Mae yang harus terbuka kepada semua pengguna The Circle tapi orang tuanya juga bahkan Mercer, teman lelaki Mae, menjadi korban The Circle. Ia tewas kecelakaan masuk tebing jurang karena dikejar dan diburu oleh pemakai The Circle. Kejadian pengejaran itu disiarkan langsung dari semua kamera pengguna The Circle yang terhubung ke perusahaan tempat Mae memandu acara “semua orang bisa ditemukan”. Mae berteriak, shok berat.

Mae merasa ada yang salah dengan The Circle. Semakin lama ia semakin sadar setiap keputusan yang dibuatnya mempengaruhi kehidupan orang disekelilingnya, orang tua, teman bahkan dunia, termasuk kejadian Mercer, orang tuanya dan Annie sahabatnya. Ia tidak ingin tenggelam dalam kesedihan dan ia tahu apa yang harus dilakukannya. Hingga setelah pertemuannya dengan Ty, salah satu pencipta program The Circle, Mae berhasil menjebak bos besar The Circle, Eamon Bailey dan Tom Stenton, dihadapan semua penonton dalam ruangan itu. Mae ingin memberi pelajaran kepada dua bos besar itu bagaimana rasanya semua informasi mereka terbuka lebar oleh para pengguna The Circle melalui kamera kecil sebulat bola mata yang telah disebutkan sebelumnya.

Tebakan gue yang meleset di ujung film adalah gue kira Mae akan memukul Drone yang sedang mengawasinya ketika ia bermain kayak, tapi ia melakukannya dengan elegan, just say hello.

Yang gue suka dari film ini:

Lingkungan The Circle yang bisa jadi idaman semua karyawan di dunia. Persis senyaman perusahaan Google di film The Internship.

Terakhir pesan dari gue:

Teknologi dan internet bisa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat karenanya bijaklah bersosial media, jangan biarkan mereka menelan privasimu bulat-bulat

Must see I guess.

Terima Kasih

​Mau coba menulis, kali kali bisa nulis fiksi. Tidak detail, tapi kurang lebih intinya saja, hitung-hitung latihan 😁. Gue akui cerita seperti ini banyak ditemui. Tapi yang satu ini #nantijugalopaham ☺😁

Untuk seseorang yang pernah ku cintai. “Dia”.

Terima kasih kita pernah bertemu, berbicara, berbagi cerita, keluhan ataupun candaan. Bukan waktu yang sesaat bukan juga waktu yang lama. Aku begitu nyaman dan senang berada disekitarmu ataupun melalui bantuan sosial media. Aku sadar aku sudah mulai menyukaimu. Terima kasih, itu semua membuatku tersenyum.

Momen-momen itu tidak ku lupakan sampai saat ini. Selalu saja ada yang ku tunggu-tunggu setiap harinya bukan perasaan terkatung-katung tidak tahu apa yang mau dilakukan.

Aku tidak ingin membencimu hanya karena kau telah berubah, aku paham karena semua ada masa kedaluarsanya dan mungkin sekarang telah mendekati ujungnya. Aku tidak ingin merusak dan menyesali momen ketika aku telah jatuh cinta padamu, ketika aku berdebar-debar bertemu denganmu, dan salah tingkah yang berhasil ku kelabui tiap kali aku berbicara denganmu.

Aku adalah orang yang paling bodoh. Bodoh tiap kali berjanji ingin melupakanmu namun justru selalu ku ingkari dengan mengingatmu. Bodoh menghabiskan waktuku untuk mengingatmu. Mengapa aku selalu mengingatmu? Aku tidak tahu, yang aku tahu jarak pemisah antara melupakan dan mengingat hanya setipis benang saja.  

Jangan salahkan aku yang tidak bisa mengutarakan perasaanku. Tapi salahkan aku yang tidak tahu diri mengharapkanmu.

Aku hanya ingin mengenangmu sekali lagi, hari ini dan untuk terakhir kali karena aku akan merelakanmu melepasmu membebaskan anganku dan pikiranku untuk melanjutkan hidupku kembali.

Aku ingin berdamai dengan waktu, hati, dan diriku sendiri yang sering ku umpati. Aku ingin mencintai diriku karena aku berharga. Aku tidak ingin lagi terobsesi dengan masa lalu karena itu tidak baik. Aku tidak tinggal di masa lalu lagi, aku telah lama meninggalkannya bahkan satu detik yang barusan terlewati. Aku tinggal pada saat ini dan siap menanti masa depan esok hari.

Jika kita bertemu sekali lagi, aku tidak akan menghindarimu tapi berusaha menyambutmu dengan senyuman tanpa embel-embel perasaan terdahulu. 

Doa ku untuk terakhir kalinya untukmu, semoga kau bahagia dengan pilihan hidupmu karena hidupku bukan lagi tentangmu.

Terima kasih.

Novel Duet Superhero Supermellow

Novel duet adalah pengalaman baru buat gue. Salah satunya “Superhero Supermellow” yang berhasil bikin gue ngakak 😂😂😂.

Ini tentang cerita konyol dua wartawan tabloid politik “Kosmopolitik”, Jay dan Wilow.

Jay (Zaenal Syukur) dan Wilow (Sri Roro Wilujeng) adalah lulusan seni rupa yang bekerja tidak harus sesuai jurusannya. Mereka dua kakak beradik tiri yang kompak. Representative keluarga yang akur. Gue penasaran apakah Papi mereka poligami atau cerai dan menikah lagi? Sayang gak dijelasin, mungkin gak penting hehehe sotoy.

Awal cerita dibuka tentang #KencanPertamaKedua Wilow dengan si bule Spanyol Antonio dilanjutkan dengan cerita Jay yang mendadak jadi #SuperHero dan begitu seterusnya, ganti gantian. Lucu. 

Bahasa yang dipakai anak muda jaman now bgt, dan ceritanya menarik; tentang film “Speed” alias pembajakan Busway, wawancara wakil gubernur Ahok, #SecretAdmire, liputan terdakwa korupsi pengadaan alat-alat kesehatan di penjara, liputan ke RSJ, sampai #KeblusukBlusukan Jokowi di kali Ciliwung yang membuat Wilow menjadi korban akibat sungai yang meluap #SupermellowHellow. Indonesia bgt.

Gue jadi paham suka dukanya jadi wartawan. Berat ditambah banyolan-banyolan yang mereka temui. Kadang hidup memang jangan terlalu dibawa konsentrasi tetapi dinikmati hehehe #Enjoy.

Novel ini bisa masuk daftar reading list kamu. Gue kasih “recommended”.

Ada yang sudah baca novel duet pertamanya “Diktator Galau”? Bolehlah dibagi infonya. Makasih😁😁😁.